Home Nasional Daerah Politisi Mardani “Kuliti” Pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla

Politisi Mardani “Kuliti” Pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla

0
SHARE
Foto : Istimewa

POROSNEWS.COM – Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera “menguliti” pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Dalam tulisannya ia pun menyebut bahwa era Jokowi saat ini seperti dan sedang membangun ‘Istana Pasir’.

Berikut cuitannya yang ditulis di akun Twitter pribadi miliknya, Rabu, 7 Maret 2018: Bismillah, menilai kerja 4 tahun Jokowi di negeri ini seperti melihatnya  ‘membangun Istana Pasir,’ mungkin terlihat indah namun sangat rentan roboh, kropos. #IstanaPasirJokowi.

Contoh, penegakan hukum dalam kasus hoax harus benar dan tidak tebang pilih.
Kritik jangan disebut hoax, menagih janji presiden bukan hoax, pembunuhan & penyerangan ulama juga ada.

Maka seword juha Lambe Turah yang dilaporkan @fadlizon juga harus diproses. #IstanaPasirJokowi.

Tuduhan generalisasi Muslim Cyber sebagai penyebar hoax akan membuat mereka semakin tumbuh besar, karena memang mereka tidak terorganisir dengan konten-konten positif membela umat & negara. Karena selama ini mereka justru menangkal hoax yang menyerang agama & ulama. #IstanaPasirJokowi.

Jika penegakan hukum tebang pilih, maka sejatinya pemerintah sedang membangun keberhasilan hukum semu. Sehingga Narkoba merajalela, korupsi marak, KPK dilemahkan, kasus Novel Baswedan gak selesai-selesai. #IstanaPasirJokowi.

Bidang Industri kita kalah jauh dari negara-negara tetangga. Ada deindustrialisasi juga minimnya penciptaan lapangan kerja. Justru banyak lapangan kerja diisi oleh tenaga asing, akibatnya pengangguran bertambah, daya beli turun. #IstanaPasirJokowi.

Kita dukung pembangunan di Papua, DPR juga menyetujui anggaran besar di sana. Harus ciptakan industri yang menunjang infrastruktur, jangan membangun jalan tanpa ada industri sekitar, infrastruktur mahal jangan mubazir. #IstanaPasirJokowi.

Anggaran besar Papua untuk apa oleh pemerintah? Kenapa sampai terjadi kelaparan sehingga 100-an orang meninggal? Kesejahteraan haruslah merata, industri tepat guna bangun daerah. #IstanaPasirJokowi.

Semua orang bisa bangun infrastruktur dengan berhutang, tapi tak semua orang bisa membangun tanpa hutang yaitu dengan cara membangun dan mempermudah industri. Ini banyak dilakukan negara-negara lain. Industri mendukung infrastruktur agar tidak beratkan APBN & hutang. #IstanaPasirJokowi.

Presiden mestinya pemimpin yayang bertindak di level kebijakan, bukan urusan ecek-ecek masuk gorong-gorong atau nge-vlog aja, mari fokus urus negara yang besar ini dengan serius harus berefek ke pertumbuhan ekonomi.
#IstanaPasirJokowi.

Kekayaan negeri saat ini hanya dinikmati segelintir orang/taipan, pemberian sertifikat tanah pun akhirnya berpindah ke pemilik lahan, lagi-lagi mubazir dan kesenjangan terjadi. #IstanaPasirJokowi.

Apa yang dilakukan pemerintah dalam mengelola kesehatan masyarakat? Tidak fokus sehingga beban negara atas BPJS tinggi yang nyaris membuat BPJS bangkrut. Rugi 10 T. Apa sebabnya? #IstanaPasirJokowi.

Kami dukung bangun komunikasi di istana terhadap partai-partai & presiden, itu bagus. Tapi tidak seperti 1 parpol yang membahas kampanye, dukung capres/cawapres, strategi pemenangan di Istana. Apa yang dilakukan adalah Pelanggaran (Offside). #IstanaPasirJokowi.

Lembaga KSP juga harus netral, tidak boleh mendukung/apresiasi ke PDIP, apalagi dengan akun resmi (verified). Salah harus dibilang salah dan harus disampaikan. Ngaku salah Itu bukti profesional. #IstanaPasirJokowi.

Jika teori lemah dan prakteknya gagal, dengan data-data itu kepemimpinan jadi “fraud”. #IstanaPasirJokowi.

Seperti target-target Nawacita dalam pertumbuhan ekonomi, dari komitmen 7-8 persen namun hanya sangguh di angka 5 persen. Dan kegagalan-kegagalan lain dalam 66 janji yang ada. Data itu bisa jadi indikator berapa persen terpenuhi dan sebagian besar tidak terpenuhi, artinya Gagal. #IstanaPasirJokowi.

Survei dan popularitas boleh tinggi, namun pada saatnya nanti sangat mungkin dan bisa dikalahkan. Banyak buktinya, seperti di DKI. Elektabilitas di atas 75 persen tapi kalah. Koalisi gemuk tapi tumbang. #IstanaPasirJokowi.

*Mardani Ali Sera, Politisi PKS on Twitter

RI/JKST

Komentar Anda

LEAVE A REPLY