Home Nasional Daerah Rocky Gerung: Pemimpin Harus Terima Dikritik

Rocky Gerung: Pemimpin Harus Terima Dikritik

0
SHARE

POROSNEWSINDONESIA – Kepemimpinan Soekarno sebagai presiden pertama Indonesia, gaya kepemimpinan yang diterapkannnya menunjukkan bahwa Soekarno merupakan tipe pemimpin yang demokratis. Beliau mampu berkomunikasi dengan baik dan dapat meninggikan kebangsaan dihadapan publik Internasional seperti pidato beliau di Konferensi Tingkat Tinggi Asia–Afrika di Bandung.

“Jiwa kepemimpinan ini yang tidak dimiliki oleh pemimpin sekarang. Pemimpin sekarang tidak mampu berkomunikasi dengan baik dan tidak dapat meninggikan kebangsaan dihadapan publik Internasional,” kata Dosen Filsafat Universitas Indonesia, Rocky Gerung pada acara seminar “Tantangan Demokrasi dan Politik di Era Millenial”, yang digelar Pemuda Muslimin Indonesia, Jumat (30/3) di Hotel Sahati Jakarta.

Kepemimpinan Soekarno memiliki daya juang dan motivasi tinggi. Sehingga kepemimpinanya mampu memotivasi dan menginspirasi bangsanya. Nilai-nilai Nasionalisme tetap menjadi roh utama tujuan pemerintahannya. Salah satu faktor pentingnya yaitu dengan mengangkat harga diri bangsa di dunia Internasional. Beliau sangat sensitif dan reaktif jika Bangsa Indonesia diremehkan.

“Seorang pemimpin harus terima dikritik dan mampu memecahkan masalah juga solusinya. Bukan malah marah di kritik dan mempertanyakan bagaimana solusinya, justru pemimpin itulah yang harus bisa mencari solusinya,” jelas Rocky.

Pada kesempatan itu juga ia berharap, para pemuda khususnya Pemuda Muslimin Indonesia. Agar kita bisa mencontoh dan meniru para pendahulu kita di dalam menjalankan politik dan demokrasi di negara kita. Sejarah membuktikan bahwa negara kita dulu diperhitungkan di tingkat internasional.

Keberanian dan kepiawaian Bung Karno membuat tercengang negara negara lain. Oleh karena itu kita sebagai pemuda harus mampu meneruskan estafet kepemimpinan.

“Pemuda adalah harapan dan generasi penerus bangsa. Bagaimana Indonesia ke depan tergantung dari pemudanya,” tandasnya. |ED/PRS

Komentar Anda

LEAVE A REPLY