Home Nasional Hukum Hanif Dakhiri Tak lulus Matematika

Hanif Dakhiri Tak lulus Matematika

0
SHARE

POROSNEWS.COM – Tak lulus matematika Hanif Dakhiri. Mosok penyerapan Naker Jokowi melampaui janjinya? Janji Jokowi pertumbuhan ekonomi 7%. Realisasinya 5%. Jelas kurang 3% dari janji pilpresnya. Kalau 10%, pas sama besar dgn pertumbunan naker Indonesia. 4 juta pertumbuhan naket per tahun. Mana dong bro Hanif?

Tiap 1% pertumbuhan ekonomi, menyerap 400.000 naker. Karena pertumbuhan ekonominya hanya 5%, maka total penyerapan naker = 5 × 400.000 = 2 juta naker. Jadi, kurang 2 juta naker dari janji Jokowi jika 10%. Kalau ditambah impor naker Cina, 0,5 juta, maka daya serap yg 2 juta tadi dikurangi 0,5 juta naker Cina. Tinggal 1,5 juta yang terserap. Makin besar naker indonesia yang menganggur.

Tapi kan Cina kasi investasi, misalnya 10 triliun. Dengan kata lain, investasi yg Rp 10 triliun tadi menaikkan daya serap naker melalui multiplier effect investasi sebesar 500.000 naker impor Cina!

Tak bisa begitu bro Hanif. Multiplier effect itu interaksi growth x labour x investasi x COR. Atau dikenal dengan hitungan return to scale. Prosesnya panjang. Apalagi angka ICOR Jokowi 6,7. Jaman Soeharto dulu, ICOR (incremental capital output ratio) 3.0 saja Prof Soemitro sudah heboh.

Pengurangan dari impor naker Cina itu, langsung, direct. Dumb itu jawaban Menkumham Laolli, seolah kalau investasi Cina itu tak ada maka tak ada pelebaran lapangan kerja. Lah, lapangan kerjanya yang dirampok. Dia pikir seperti hubungan dua bejana, tambah kurang. Tak begitu bro Laolly multiplier effect itu. Perlu waktu panjang meski proyeksi Growth per tahun.

Tolak saja investasi Cina itu. Apalagi yang turnkey project. Sebab, semua investasi Cina berbahaya bagi Indonesia yg menampung total 24 juta Cina pada 2014, tertinggi di dunia. Dan mereka menjadi proxy Cina Besar. Sangat berbahaya (joked).

Komentar Anda

LEAVE A REPLY