Home Bencana PERNYATAAN HUMOR FORUM MAJELIS FATWA NASRUDIN JOHA TENTANG KETOPRAK TERORIS VERSI MUDIK...

PERNYATAAN HUMOR FORUM MAJELIS FATWA NASRUDIN JOHA TENTANG KETOPRAK TERORIS VERSI MUDIK KANDANG SENDIRI

0
SHARE

PERNYATAAN HUMOR
FORUM MAJELIS FATWA NASRUDIN JOHA
TENTANG
KETOPRAK TERORIS VERSI MUDIK KANDANG SENDIRI

Perlu diketahui, seluruh kelucuan sandiwara terorisme telah menggaungkan gelak tawa dan canda yang luar biasa, karenanya hal ini memalingkan publik dari Kekhusukan atas derita dan nestapa yang dialami umat, khususnya menjelang ibadah puasa.

Perlu dicermati, bahwa setiap babak akhir ketoprak humor teroris, selalu berakhir pada dua rekomendasi: pertama, tambahan jam tayang ketoprak teroris melalui berbagai sarana pentas berjenjang, berjilid jilid, dalam banyak episode dan jam tayang. kedua, rekomendasi kenaikan harga tiket, untuk menonton tayangan ketoprak teroris.

Perlu diantisipasi, karena kelucuan yang dipaksakan, ketoprak teroris ikut menjadikan drama “merajang Islam dan aktivisnya” mencincang “ajaran Islam dan pemikirannya” sehingga, rasa humor ketoprak teroris menjadi hambar, tidak lucu, membosankan dan membuat khalayak mengantuk.

Perlu dihindari, banyaknya korban aktor pemain vigura yang tidak tahu peran secara paripurna, yang rela dinisbatkan “menjadi korban” atau “menjadi pahlawan” hanya untuk tujuan mendapatkan aplouse dan gelak tawa pemirsa.

Setelah menimbang, memperhatikan, minus dan tanpa menerbitkan Perppu untuk menghindari fatsoen Kegentingan yang memaksa, majelis fatwa Nasrudin Joha memutuskan :

1. Pertama, memberikan fatwa bahwa ketoprak teroris adalah sandiwara basi yang tidak lucu, tidak menarik, dan cenderung mengganggu Kekhusukan rakyat untuk menikmati penderitaan dan penindasan rezim dzalim;

2. Kedua, mendorong kepada khalayak untuk memberi nilai 0 dari deretan jutaan angka 0 dan dikalikan 0 sehingga hasil akhirnya tetap 0 (nol) atas tayangan ketoprak teroris.

3. Ketiga, membatasi atau bahkan merobek tiket ketoprak teroris, dan mendorong seluruh pejabat yang berwenang untuk tidak memberikan ijin tayang apalagi menaikan tarif tiket ketoprak teroris yang tidak lucu ini.

4. Keempat, menghimbau kepada umat agar tetap berdiri kokoh penuh kesadaran, menjadi benteng-benteng penjaga akidah, agar Islam dan ajarannya tetap terjaga kemurniannya;

5. Kelima, menghimbau umat untuk bahu membahu menjaga setiap tetes darah kaum muslimin, karena matinya seorang muslim lebih besar dihadapan Allah SWT ketimbang hancurnya Ka’bah seisinya.

Demikian fatwa dibacakan, disebarkan, untuk diketahui dan dilaksanakan. Fatwa ini tidak bisa dan tidak boleh dibantah, siapapun yang membacanya hanya diberi dua hak. Pertama, hak untuk membaca. Kedua, hak untuk melaksanakannya.

Majelis Fatwa Nasrudin Joha

Ttd

NASRUDIN JOHA

Komentar Anda

LEAVE A REPLY