Home Nasional Daerah Tiap Tahun Setda Kota Bekasi selalu borong Meubelair

Tiap Tahun Setda Kota Bekasi selalu borong Meubelair

0
SHARE

POROSNEWS – Adakah ini sebuah hobi atau memang kebutuhan Setda (Sekretariat Daerah) yang setiap tahun harus selalu “memborong” Meubelair.  Padahal “memborong” Meubelair setiap tahun hanya sebuah pemborosan anggaran pajak rakyat.

“Coba lihat pada tahun 2017 saja, Setda kota Bekasi melakukan pengadaan Muebelair sebesar Rp.987.203.000 untuk 293 unit. Dan juga pengadaan Meubelair untuk kepala daerah sebesar Rp.200.000.000 untuk 86 unit,”ujar Uchok Sky Khadafi Direktur Center For Budget Analysis (CBA) kepada Redaksi, Ahad, 20 Mei 2018.

Tak puas dengan memborong meubelair sebanyak 379 unit muebelair dengan anggaran sebesar Rp.1.187.203.000 pada tahun 2017. Setda Kota Bekasi juga pada tahun 2018, memborong Meubelair paket I sebesar Rp.711.100.000 untuk 187 unit

Kemudian dari gambaran diatas, kami dari CBA (Center For Budget Analysis) meminta aparat hukum seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelidik pengadaan atau “borongan” Meubelair setda Kota Bekasi tersebut.

Menurut Uchok ternyata selain memborong meubelair, Anggaran daerah atau APBD Kota bekasi juga, pada tahun 2017, sekretariat daerah juga mengalokasi anggaran untuk Pemeliharaan Meubelair sebesar Rp.166.030.000, dan pada tahun 2016 sebesar Rp.165.300.0001. Kalau ada anggaran pemeliharaan untuk meubelair setiap tahun, seharusnya meubelair milik setda idak ada yg rusak, dan tak usah lagi membeli meubelair yang baru.

“Daripada itu, Setda dalam memborong meubelair ini, diminta kepada KPK untuk menelusuri harga perunit meubelair tersebut. Dimana harganya meubelair tersebut  memang berbeda beda. Ada harga meubelair perunit sebesar Rp.3.3 juta perunit. Ada juga sebesar Rp.2.3 perunit, dan harga yang paling tinggi Perunit adalah sebesar 3.8 juta,”bebernya.

Maka dari harga yang beda beda ini, “Sudah saatnya  KPK melakukan pemanggilan kepada sekretaris daerah Kota bekasi untuk diminta keterangan atas harga meubelair yang berbeda beda tersebut karena ada perbedaan yang mencolok,”tandasnya. |DRA/PRS

 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY