Home EKONOMI Iress: KPK Harus Turun Tangan Pinjaman dari China Kok Dikasih ke Medco?

Iress: KPK Harus Turun Tangan Pinjaman dari China Kok Dikasih ke Medco?

0
SHARE

POROSNEWS.COM – Direktur Indonesian Resources Studies (IRSSMarwan Batubara mengatakan bahwa Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) harus turun tangan dalam kasus pengambilan tambang Newmont ini duitnya dari BUMN hasil pinjaman dari China.

“Kok ujug-ujug  dikasih ke Medco?” tanya Marwan usai sebuah acara di Bilangan Jakarta Timur (22/6).

Lebih lanjut Marwan mengatakan bahwa dirinya sudah sampaikan ini sejak 2 tahun lalu. “Kenapa tidak dikasih ke perusahaan tambang BUMN,”lanjutnya.

Menurut saya KPK perlu masuk kesana dan mempertanyakan persoalan ini.
Padahal pemerintah baru bentuk holding tambang seharusnya dana itu diserahkan kesana bukan ke Medco ini ada titipannya ada konglomerat sem3ntara pasal 33 itu menyebutkan itu harus BUMN,paparnya.

Kita tahu Medco jadi penguasa Newmont Nusa Tenggara PT Medco Energi Internasional (MedcoEnergi) resmi menguasai saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) 82,2% melalui 50%  dan 31,5%-nya milik Newmont Mining Corp, sisanya punya Sumitomo Corp dll.

PT Medco Energi Internasional Tbk (Medco) sudah resmi memiliki mayoritas saham Newmont. Dengan atau Tanpa Freeport, Medco memang Janji Bangun “Smelter” Newmont namun sampai kini belum ada.

Medco pernay mengakatan bahwa Transaksi Akuisisi Newmont yang awalnya bisnis Medco adalah Oil & gas namun Hilmi Panigoro pernah mengatakan sebenarnya sudah lama Medco punya tambang batu bara tapi kecil. Medco jadi penguasa Newmont Nusa. Kini Sepanjang semester I ini, Medco juga berhasil mencatat pendapatan sebesar US$ 281 juta.

Namun menurut Marwan yang menyoroti regulasinya bahwa kenapa mereka menganti permen No 15 tahun 2015 dengan permen 23 tahun 2018.

“Itu karena untuk memuluskan swasta dan asing bercokol di blok-blok yang mereka sudah kelola,”tandasnya. |ED/PRS

Komentar Anda

LEAVE A REPLY