Home EKONOMI Potensi Teknologi Faro 3D Laser Scanner untuk Perencanaan Pembangunan

Potensi Teknologi Faro 3D Laser Scanner untuk Perencanaan Pembangunan

0
SHARE

POROSNEWS.COM – Perencanaan pembangunan secara berkesinambungan membutuhkan dokumentasi area, bangunan atau struktur dalam wujud 3 dimensi (3D). Dokumentasi dengan menggunakan pemindai laser 3D sangat dibutuhkan, khususnya ketika melakukan survei secara detail, bahkan untuk struktur bangunan yang paling kompleks sekalipun.

Teknologi pemindaian terestrial 3D yang berkembang saat ini membuat dokumentasi ruang atau area jadi lebih efisien, efektif, akurat dan presisi. Selain efisien dalam segi biaya dan waktu pengerjaan, teknologi 3D laser scanning memiliki data informasi yang lebih sehingga analisa dan aplikasinya sangat luas.

Faro Technologies Inc bersama dengan PT Datascrip menggelar Faro 3D User Conference Asia Pacific. Konferensi ini digelar untuk membahas tren dan perkembangan teknologi produk pemindai terestrial 3D.

Sesuai dengan revolusi industri 4.0 telah membuat penerapan pemindai terestrial 3D dibutuhkan untuk lebih efisien dan akuntabel. Penerapan teknologi ini juga membuat data bisa dihasilkan dengan cepat dan akurat.

“Tren revolusi industri 4.0 telah membuat teknologi ini untuk Building Information Modeling (BIM) solusi bagi arsitek dan engineering,” kata Mary T Oetomo, Division Director Datascrip pada acara Faro 3D User Conference Asia Pacific, di Jakarta, Selasa (17/7).

Faro 3D Conference Asia Pasicifik ini sudah diadakan sebanyak 6 kali, tahun ini selain di Jakarta acara juga diselenggarakan di Guangzhou dan Tokyo. Dengan mempertemukan pakar, ahli forensik dan peserta dari industri arsitektur, konstruksi, migas, situs dan bangunan sejarah dan lainnya.
Kharis Alfi, Ketua Institute BIM Indonesia menyampaikan proyek konstruksi masa depan perlu perencanaan yang baik. Selain itu juga membutuhkan persiapan yang komprehensif untuk menghemat biaya dan juga menjaga kualitas proyek.

“BIM adalah alur kerja konstruksi di masa depan untuk menyiapkan data dan informasi teknis berdasarkan format digital. 3D laser scanning adalah salah satu solusi yang dapat digunakan untuk memproses alur kerja BIM,” kata Mary.

Penerapan ini dapat membantu dalam memeriksa dan validasi proyek konstruksi dan menghemat waktu serta menjaga kualitas proyek. Berdasarkan data ARC Market Analysis menyebutkan pasar pemindai 3D diperkirakan akan mencapai US$ 2,3 miliar pada tahun 2021 mendatang dengan BIM menjadi kontributor utama.

“Semua mengenai dokumentasi 3D dibahas tuntas di dalam konferensi ini untuk memberikan gambaran khususnya mengenai teknologi survei serta konstruksi di masa mendatang. Data 3D dapat diterapkan di berbagai bidang seperti pemindaian volumetrik, bencana, aplikasi asuransi dan juga bangunan bersejarah. Teknologi pemindain terestrial 3D tidak hanya untuk mengukur data, namun juga untuk menganalisa data dan pengembangan yang lebih baik,” ujar Mary T. Oetomo. Edy/prs

Komentar Anda

LEAVE A REPLY