Home Nasional SAYA BERHENTI KAMPANYE #2019GantiPresiden

SAYA BERHENTI KAMPANYE #2019GantiPresiden

0

*Tb Ardi Januar

POROSNEWS.COM – Di bawah kepemimpinan Joko Widodo, Indonesia menjadi negara yang tak karuan. Sederet janji yang pernah dia ucapkan jauh dari kenyataan. Jargon Indonesia Hebat tinggal angan-angan, istilah Trisakti dan Nawacita tinggal menjadi kenangan.

Semakin hari kondisi ekonomi terus melemah. Kemiskinan kian bertambah. Beban hidup semakin susah. Bila diteruskan, wajah Indonesia bisa semakin parah. Rakyat kecil hanya bisa pasrah, meski hatinya diselimuti jerit amarah.

Di era Jokowi, banyak rakyat dibuat frustrasi. Buruh, tani, mahasiswa, ulama, nelayan, driver ojek, emak-emak hingga karyawan BUMN turun ke jalan menggelar demonstrasi. Istana Negara menjadi saksi amarah dari lintas profesi. Meski kadang sepi dari media pemburu informasi. Maklumlah, sejumlah media dan kekuasaan sudah menjalin afiliasi.

2019 nanti rakyat ingin mengganti penguasa. Tagar #2019GantiPresiden tersebar dimana-mana. Di darat aksi ini sangat nyata, di udara gerakan ini jadi juara. Mulai dari kaos, topi, mug, spanduk hingga sebuah lagu pun tercipta. Gerakan #2019GantiPresiden menjadi perlawanan yang cukup paripurna. Tak ada donaturnya, hanya bermodal nurani dan isi kepala.

2019 sudah di depan mata. Yang menjadi pertanyaan, siapa yang akan menjadi penggantinya…?

Itu pertanyaan yang dapat dijawab sangat mudah. Kita tak perlu pusing dalam memilah. Kita hanya butuh pemimpin yang kuat dan dapat menjaga marwah. Sekaligus pemimpin yang dapat mengembalikan dan menjalani UUD 45 sebagai amanat sejarah. Jawabannya, Prabowo Subianto lah…

Prabowo sudah selesai dengan hidupnya. Cerdas isi kepalanya, bersih isi hatinya, setia kepribadiannya dan selalu tampil apa adanya. Tak punya mental penjilat apalagi menjadi pengkhianat. Prabowo tidak ingin menjadi pejabat. Dia hanya punya satu tekad. Indonesia menjadi negara yang kuat dan bermartabat. Indonesia menjadi negara yang makmur dan berdaulat.

Prabowo bukan figur karbitan yang mengandalkan pencitraan. Prabowo bukan figur yang mendadak muncul karena bantuan taipan. Prabowo adalah figur yang memiliki ketulusan. Berulangkali mengalami pengkhianatan, Prabowo tetap tegar melangkah ke depan.

Kemunculan Prabowo menimbulkan kepanikan bagi lawan. Serangan demi serangan kembali dilancarkan. Fitnah usang kembali disebarkan. Dan yang paling konyol, upaya menjadikan Prabowo sebagai king maker terus dilakukan dengan memunculkan tokoh-tokoh yang belum jelas secara kekuatan. Prabowo adalah mimpi buruk bagi lawan, tapi obat penawar bagi masa depan.

Karena itu, mulai hari ini kampanye #2019GantiPresiden akan saya hentikan dan akan berubah menjadi #2019PrabowoPresiden. Karena inilah perjuangan yang nyata dan inilah solusi sesungguhnya.

Mari kita suarakan dan sama-sama kita perjuangkan #2019PrabowoPresiden.

Saya bersama Prabowo. Bagaimana dengan Anda…?

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.