Home Nasional Daerah Cecep Solihin Nabi Palsu Asal Cintaasih Bandung

Cecep Solihin Nabi Palsu Asal Cintaasih Bandung

0

rumahpenganutaliransesatPOROSNEWS.COM -Aparat Polrestabes Bandung menggerebek salah satu rumah di Jalan Cinta Asih, RT 01/RW11, Kelurahan Samoja, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/4/2014). Polisi menduga penghuninya terlibat aliran sesat.

Dari pantauan di lapangan, puluhan personel kepolisian menggerebek rumah tersebut sekitar pukul 17.00 WIB. Kepala Polrestabes Bandung Komisaris Besar Pol Mashudi mengatakan, penggerebekan ini terkait aliran sesat. “Tapi masih dilakukan pemeriksaan,” jelasnya di lokasi penggerebekan.

Dari lokasi penggerebekan, polisi mengamankan 8 orang. “Sudah 8 orang kita bawa ke Polrestabes Bandung untuk dimintai keterangan,” ucap Kombes Mashudi.

Ditambahkan Kapolrestabes Bandung, dari 8 orang tersebut turut diamankan seorang pria bernama Cecep Solihin yang diduga sebagai pembawa aliran sesat.

“Pertama kita mendapat laporan dari 3 orang masyarakat yang melaporkan istrinya tidak pulang. Kita selidiki dan memanggil RT/RW termasuk MUI dan kita rapatkan sebelum digerebek,” imbuh Kombes Mashudi. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat masih mendalami ajaran agama yang dilakuka oleh Cecep Solihin. Namun sudah mengindikasikan aliran tersebut sesat, karena mengaku rasul.

Sekretaris Umum (Sekum) MUI Jawa Barat Raffani Achyar mengatakan, hingga kini pihaknya masih memeriksa beberapa berkas, tafisr dan kitab yang diamankan pihak berwajib selain saksi-saksi.

“Masih diselidiki. Namun saat penggeledahan ada buku dan berkas seperti surat keterangan Abu Bakar Baasyir yang menentang Pemerintahan RI, ada buku aqidah, dan ada skema coratan NII (Negara Islam Indonesia),” kata Raffani saat ditemui di Bandung, Kamis (3/4/2014).

Menurut Raffani, pihaknya juga mendalami surat keterangan Cecep, yang berisi tentang penobatan dirinya sebagai rasul, dengan bunyi ana rosulun minkum (saya rasul kalian) dengan tandatangan Cecep.

Raffani mengindikasikan adanya pencucian otak yang dilakukan Cecep kepada jemaatnya. Sebab, saat jemaatnya dimintai keterangan menjawab dengan ngelantur. Saat jemaatnya diajak pulang kedua orang tuanya juga mereka menolak, bahkan menangis.‬‬

‪‪”Ya bisa dikatakan begitu (cuci otak). Masa anak-anaknya diajak pulang orangtuanya malah nangis dan tidak mau,” tandas Raffani.‬‬(tri/jbs)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.