Home Nasional Daerah Mencoblos Hak, Mensejahterakan Rakyat Kewajiban

Mencoblos Hak, Mensejahterakan Rakyat Kewajiban

0

CalegPOROSNEWS.COM  – Pelaksanaan Pilig 2014 tinggal 1 hari lagi namun masih banyak persolan yang belum dapat dirampungakan oleh penyelenggara pemilu sekalipun anggaran yang telah disediakan untuk Pileg dan pilpres 2014 sebesar Rp. 40 Triliun.

Menurut koordinator LSM Gerakan Ganyang Mapia Hukum, Torkis Parlaungan Siregar, patut diduga pengadaan barang dan jasa pemilu 2014 berbau KKN, semisal dari pemilu ke pemilu tinta yang disediakan oleh KPU berkualitas korup, selalu luntur, tidak sesuai spek, pelanggaran-pelanggaran selama pemilu tidak jelas penyelesaiannya.

Torkis juga menyebutkan, pengawas pemilu menggunakan anggaran APN sebesar Rp 3.261 triliun. Semestinya menjadi institusi yang kredibel, dipercaya, efektif dalam melakukan pengawasan seluruh tahapan Pemilu 2014 tanpa pandang bulu, tapi dalam realitas pengawas pemilu tidak jelas kinerjanya.

“Partai politik di jawa Barat tidak tranparan memberikan laporan keuangan kepada publik. Padahal mencoblos pada Pemilu 2014 adalah hak bukan kewajiban, namun mensejahterakan rakyat adalah kewajiban,” tandas torkis.

Dalam unjuk rasa yang digelar kantor KPU Jabar , Jalan Garut, Senin (7/4) Gerakan Ganyang Mafia Hukum menyampaikan empat tuntutan. Menuntut KPU bertindak jujur, adil, tidak berpihak, tranparan, akuntabilitas, tidak kolusi, korupsi dan nepostisme. Menuntut partai-partai dan caleg menghentikan praktek politik uang.
Badan Pemeriksa keuangan segera melakukan aiudit, dan audit investigatif oleh KPK terhadap penggunaan dana pemulu 2014. Mereka menolak memilih partai-partai politik yang melakukan pelemahan terhadap lembaga KPK.(bdg/her /PNC)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.