Home Nasional Daerah DKPP: Calo Partai “Gentayangan”

DKPP: Calo Partai “Gentayangan”

0

dkppPOROSNEWS.COM – Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jimly Asshidiqie mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari peserta pemilu tentang percobaan penawaran pemenangan pemilu dari penyelenggara pemilu di beberapa daerah.

“Ada tiga pimpinan partai yang lapor, mereka bilang ada yang nawarin. Mau menang apa mau kalah. Tawaran pemenangan itu membuat resah mereka juga,” ujarnya di Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta, Senin (7/4).

Menurut Jimly, laporan tersebut belum dimasukkan secara resmi ke DKPP, karena parpol merasa tidak memiliki bukti yang kuat. Bukti yang ada hanya berupa ingatan tentang percakapan lisan antara oknum penyelenggara dengan pihak yang ditawari.

Dikatakan pula, oknum penyelenggara tidak hanya menawarkan jasa tersebut kepada pimpinan partai tetapi juga menawarkannya kepada caleg.

Jimly menambahkan, tiga parpol ini mengaku mendapat informasi soal tawaran kemenangan berdasar masukan para calegnya. Tapi laporan itu banyak dan menyasar ke tiga parpol. Tawaran diberikan setelah parpol ini mengevaluasi hasil kampanye.

“Pada saat rapat evaluasi setelah masa kampanye, caleg melaporkan percobaan tersebut ke pengurus partai. Penawaran itu ada di tingkat PPK, ada juga di kabupaten oleh anggota penyelenggara tertentu. Karena ini laporannya lebih dari satu, kami pikir serius ini,” ujar Jimly.

Karena itu, DKPP mempersilakan parpol memasukkan laporan ke DKPP meski tidak memiliki bukti. Berdasarkan laporan yang masuk nanti, akan dilakukan analisis bila percobaan kecurangan dilakukan oleh oknum yang sama di daerah yang sama.

“Yang kemarin dilaporkan itu di beberapa daerah ada di Jawa, ada di luar Jawa. Tapi kita enggak boleh mengenaralisir. Tidak semua penyelenggara pemilu seperti itu, hanya beberapa kasus di satu daerah menyangkut banyak orang, banyak calon. Lebih dari tiga itu banyak. Kita khawatir jangan sampai ini menjadi gejala umum,” jelasnya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu juga meminta kepada jajaran KPU dan Bawaslu di seluruh Indonesia jika ada anggota-anggotanya yang mencoba curang, harap dilaporkan ke atasan masing-masing. Sehingga tanggung jawab kepemimpinan di semua lapisan harus dikerahkan.

“Untuk menjaga pemilu betul-betul berinterigas, kami berpendapat, bersikap sambil mengambil langkah-langkah untuk mengingatkan semua jajaran penyelenggara pemilu maupun Bawaslu menjaga rule of the game dan rule of law sesuai kode etik yang sudah dibangun,” tegasnya.

 

 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.