Home Nasional Hukum Putusan Kasus Emir Moeis Ditunda Lagi

Putusan Kasus Emir Moeis Ditunda Lagi

0

MuoisPOROSNEWS.COM – Sidang pembacaan putusan perkara dugaan korupsi terkait pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan, Lampung, dengan terdakwa Izedrik Emir Moeis nampaknya akan kembali ditunda. Padahal, sidang pembacaan vonis seharusnya digelar pada Senin (7/4) ini di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta.

Menurut salah satu  kuasa hukum Emir, pembacaan vonis seharusnya digelar pada Senin (7/4) ini di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta.

salah satu kuasa hukum Emir, Erick S. Paat, kliennya saat ini masih menjalani perawatan kesehatan di Rumah Sakit (RS) Harapan Kita, Jakarta.

“Pak Emir masih dirawat. Kemungkinan sidang akan ditunda,” kata Erick ketika ditemui di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (7/4).

Namun, Erick mengaku belum mengetahui masa penundaan sidang. Sebab, semua tergantung Majelis Hakim yang diketuai oleh Matheus Samiaji.

Lebih lanjut, Erick hanya menunjukan surat hasil pemeriksaan Emir dari dokter di RS Harapan Kita, yang menyebutkan bahwa selain masalah jantung disebut juga terjadi pembengkakan liver.

Seperti diketahui, sidang pembacaan vonis seharusnya dilakukan pada Selasa (2/4) pekan lalu. Tetapi, ditunda lantaran politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tersebut harus dilarikan ke RS Harapan Kita lantaran sakit jantung.

“Kita tetapkan hari sidang yang akan datang. Jika belum sembuh apa boleh buat, sidang harus pasti. Dengan mengingat masa tahanan yang ada, majelis hanya bisa menunda sidang sampai Senin, tanggal 7 April 2014,” kata Matheus dalam sidang pekan lalu.

Dalam pledoi (nota pembelaan) pribadinya Emir memang sempat meminta maaf kepada partai yang diusungnya terkait kasus dugaan korupsi yang ditujukan kepadanya. Permintaan maaf juga disampaikan Emir terhadap Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri. Sebab, dengan adanya kasus korupsi yang melibatkan dirinya dapat dijadikan serangan terhadap partai.

“Dalam kesempatan ini perkenankanlah saya untuk terlebih dahulu memohon maaf atas musibah yang menimpa diri saya, yang tentunya menjadi santapan serta gunjingan lawan-lawan politik untuk mendeskriditkan partai,” kata Emir dalam pledoi pribadinya yang dibacakan dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (20/3). (P-21/BST)

 

 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.