Home Nasional KPU: Pileg Susulan Wajib Rampung Sebelum 15 April

KPU: Pileg Susulan Wajib Rampung Sebelum 15 April

0

sigitPOROSNEWS. COM – Pelaksanaan pemilu legislatif (pileg) yang dijadwalkan berlangsung serempat di seluruh Indonesia pada tanggal 9 April 2014 lalu tidak berjalan lancar.

Hal tersebut dipicu karena persoalan logistik, khususnya surat suara yang belum tiba di tempat pemungutan suara (TPS) pada hari – H. Atau adanya ribuan surat suara yang tertukar.

Menanggapi hal tersebut, Komisi Pemilihan Umum mengatakan, dibeberapa daerah  pileg susulan harus dilakukan. Bahkan ada juga pelaksanaan pileg ulang dibeberapa daerah, lantaran pada pileg tanggal 9 April lalu terjadi praktik kecurangan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Intinya pileg dilangsungkan, tapi tidak harus serentak tergantung dengan kesiapan logistik dan penyelenggara pemilu,” kata Komisioner KPU RI Divisi Sosialiasi Pendidikan Pemilih, Sigit Pamungkas di kantor KPU, Jakarta, Kamis (10/4).

Untuk tempat pemungutan suara (TPS), yang jumlah pemilihnya sedikit, lanjut Sigit, maka pemilu susulan dapat dilakukan lebih awal.

“Kabupaten Sragen hari ini pemilunya. Surat suaranya kecil, jadi bisa di lakukan lebih cepat, karena surat suara cadangan sudah ada,” tandasnya.

Seperti diberitakan PorosNews sebelumnya ribuan surat suara tertukar di 14 Provinsi. Mayoritas surat suara yang tertukar adalah surat suara untuk DPRD Tingkat II atau setara dengan tingkat Kabupaten atau Kota.

Untuk pemilu susulan, Kabupaten Yahukimo akan menggelar pemilu pada 12 April. Kemudian sebanyak 22 TPS di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor pemilu susulan akan dilaksanakan pada tanggal 12 April atau pada hari Sabtu.

Pileg susulan terpaksa harus dilakukan di Bogor karena surat suara yang akan digunakan untuk pileg tanggal 9 April lalu sudah tercoblos semuanya. Sedangkan daerah yang tertukar suara harus melakukan pemilu ulang sebelum 15 April. (PN/JL)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.