Home Nasional Cak Imin Geser Rhoma dan Mahfud MD

Cak Imin Geser Rhoma dan Mahfud MD

0

rhomahfudPOROSNEWS.COM  – Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dinilai hanya memanfaatkan kepopuleran Rhoma Irama dan Mahfud MD untuk mendulang suara PKB sebagai umpan untuk mencalonkan diri sebagai cawapres. 

Terbukti, suara PKB pada pemilu legeslatif 9 april yang lalu menunjukkan angka signifikan dari pileg sebelumnya. Faktanya, pasca suara PKB meningkat pesat, isu pencapresan Rhoma dan Mahfud pun menghilang dari peredaran.

“Dari segi etika, Muhaimin harus meminta maaf kepad keduanya. Karena Mahfud Dan Rhoma sebagai magnet politik dalam menarik konsituen pada pileg 9 April kemarin. Kita akui saat ini PKB mendapat posisi tawar tinggi dari koalisi. Tapi jika Muhaimin bakal cawapres, suaranya tidak akan signifikan lagi, konsituen akan berfikir ulang untuk memilih nya, sebab saat ini masyarakat lebih melihat figur pemimpin itu sendiri” Tutur Ahmad safi’i, mahasiswa pascasarjana Ilmu Komunikasi Politik di salah satu perguruan tinggi di Jakarta, Senin (14/4).

Senada dengan Safi’i, Pengamat komunikasi politik Universitas Padjajaran, Dr. Antar Venus. M.A Comm, menilai figur Muhaimin tidak menjual di kalangan masyarakat.

“Dengan suara lebih 9%, Cak Imin merasa berhasil dan di atas angin. Tapi dia hanya politikus mediocre saja . Tidak ada prestasi menonjol atau visi kepemimpinan yang kuat. Track recordnya juga biasa saja. Kalau dia maju tantangan internal NU akan tinggi. Dan elektabilitas capresnya juga  tiadak terdongkrak karena dia bukan tokoh populer. Dukungan NU lebih pada Mahfud. Massa pendukung Mahfud dan Rhoma otomatis mundur bila Cak Imin  nekad maju. Lalu PKB akan terpuruk lagi,”tuturnya.

Muhaimin yang saat ini masih menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu aktif menjajaki partai-partai yang ingin meminang PKB sebagai teman koalisi. Sabtu kemarin, Muhaimin didatangi gubenur DKI, Joko Widodo yang juga calon presiden dari PDIP untuk membahas apakah PDIP bisa berkoalisi dengan PKB?

Wakil Sekretaris Jenderal PKB, Lukmanul Hakim mengomentari hal tersebut dengan mengamini isu pencalonan Muhaimin sebagai Cawapres.

“Cak Imin cocok jadi cawapres Pak Jokowi. Nasionalis merah sama nasionalis hijau cocok kalau memimpin Indonesia” kata Lukman di Jakarta.(PN/GUS)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.