Home Nasional Kemampuan Diragukan, Jokowi Diprediksi Gagal Jadi Presiden

Kemampuan Diragukan, Jokowi Diprediksi Gagal Jadi Presiden

0

jokprabPOROSNEWS. COM –  Pesona Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo yang dianggap ampuh dalam mendongkrak perolehan suara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada pemilu legislatif (pileg) tanggal 9 April 2014 lalu ternyata terpatahkan.

Target perolehan suara PDIP yang dicanangkan sebesar 36 % tidak pernah tercapai. Dan partai besutan Megawati Soekarnutri tersebut hanya memperoleh suara sebesar 19 – 20 % saja. Walhasil seusai pileg dihelat, capres PDIP sibuk blusukan menjalin komunikasi dengan Ketua Umum DPP Partai politik.

Menanggapi hal tersebut analis politik asal Nurjaman Center for Indonesian Democracy, Jajat Nurjaman mengatakan setidaknya  ada tiga alasan kenapa banyak pimpinan partai politik ragu berkoalisi dengan PDIP di Pilpres 2014.

Jajat meyakini, alasan pertama keengganan berkoalisi dengan PDIP adalah PDIP sudah terbukti konsisten mengingkari janji politik dengan mitra koalisinya.

“Elit politik di Indonesia masih ingat benar bagaimana Megawati mengkhianati Gus Dur di tahun 2001 dan mengkhianati perjanjian Batu Tulis dengan Prabowo Subianto di 2014” katanya saat dihubungi wartawan, Jakarta, Senin (14/4).

Alasan kedua, semua kursi menteri yang dikehendaki oleh calon mitra koalisi sudah diplot untuk kader PDIP pilihan Megawati. Menurut Jajat, hal ini dibuktikan dengan pengumuman susunan kabinet bayangan PDIP pada akhir Februari lalu. Misalkan, kursi Menteri Pertahanan diplot untuk Tubagus Hasanuddin, kursi Menteri Keuangan diplot untuk Arif Budimanta, kursi Menakertrans diplot untuk Maruarar Sirait dan kursi Menteri Perdagangan diplot untuk Sri Adiningsih.

Alasan terakhir yang tidak kalah penting adalah kemungkinan Jokowi tidak dapat memenangkan pertarungan pilpres 2014.

“Kemampuan Jokowi untuk memimpin negara 250 juta orang sangat diragukan. Ia belum terbukti mampu mengatasi kemacetan dan banjir Jakarta. Ucapan Jokowi untuk terus membenahi Jakarta jika terpilih presiden menjadi blunder politik yang sangat besar, karena Indonesia bukan hanya Jakarta. Saya prediksi elektabilitas Jokowi akan terjun bebas saat diselenggarakan debat terbuka antara calon presiden 2014” tutup Jajat.

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.