Home Nasional Pengaruh Rusdi Kirana “Menjalar” di PKB

Pengaruh Rusdi Kirana “Menjalar” di PKB

0

rusdi kirana2POROSNEWS. COM – Analis Politik Pusat Studi Sosial dan Politik (Puspol) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun  membenarkan, salah satu faktor yang membuat  meningkatnya perolehan suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) adalah bergabungnya bos Lion Air, Rusdi Kirana.

“Cukup besar pengaruh amunisi Rusdi Kirana untuk dulang suara PKB terutama untuk pembiayaan marketing politik dan pembiayaan transaksi politik di lapisan grassroot (akar rumput_red),” kata pria yang akrab disapa Ubed ini saat dihubungi PorosNews. Com, Jakarta, Senin (14/4).

Lebih lanjut, analis politik yang juga mantan aktivis pergerakan 98 yang dulu tergabung dalam organisasi Forum Komunikasi Senat dan Mahasiswa Jakarta (FKSMJ) itu mengaku heran dan terkejut dengan perolehan suara partai politik berlambang bola dunia dengan sembilan bintang yang melingkar itu.

Padahal, lanjut Ubed mesin politik parpol nomor dua tersebut biasa-biasa saja. Dari segi pendanaan juga terbilang tidak terlalu kuat. Namun demikian, sejak masuknya orang terkaya No. 32 di Republik Indonesia tersebut pada awal tahun 2014 lalu, intensitas iklan politik PKB dilayar kaca semakin meningkat.

“Jelas dong. Untuk marketing iklan politik, PKB jadi diuntungkan dengan masuknya pak Rusdi (Rusdi Kirana_red),” sambung Ubed.

Sebelumnya dikabarkan bahwa Rusdi Kirana menganggarkan dana sebesar 1 triliun rupiah untuk memperbaiki nasib PKB di pemilu 2014 ini. Kenyataan itu dikuatkan dengan jabatan strategis yang disandangnya saat ini. Pria yang tidak pernah bersentuhan dengan hiruk pikuk dunia politik itu mendadak mujur dengan menyandang jabatan strategis di partai besutan KH Abdurrahman Wahid itu yakni sebagai Wakil Ketua Umum DPP PKB.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait wacana majunya ketua umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar sebagai bakal calon wakil presiden (Cawapres) pada pemilu presiden (pilpres) yang akan dihelat tanggal 9 Juli mendatang. Ubed menyatakan jika politisi yang akrab disapa Cak Imin tersebut, saat ini mempunyai posisi tawar cukup tinggi, sebab perolehan suara PKB melejit dan berada dikisaran angka 9 % lebih.

“Dalam politik, partai menengah yang memperoleh suara signifikan memungkinkan mencalonkan ketua umumnya untuk jadi calon wakil presiden. Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dalam konteks perolehan suara PKB yang signifikan memiliki hak untuk menjadi cawapres,” tutupnya. (PN/Jal)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.