Home Nasional Kumpulkan 33 DPD Se-Indonesia, Mungkinkah PDIP Cabut Mandat Pencapresan Jokowi?

Kumpulkan 33 DPD Se-Indonesia, Mungkinkah PDIP Cabut Mandat Pencapresan Jokowi?

0

maruarar sirait_1POROSNEWS. COM – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) segera merapatkan barisan dengan mengundang 33 Ketua DPD seluruh Indonesia di kediaman Megawati Soekarnoputri di jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Selasa (15/4).

Ketua DPP PDIP Maruarar Sirati mengatakan, salah satu agenda utama dari dihelatnya konsolidasi internal partai politik berlambang banteng dengan moncong putih tersebut adalah untuk mengevaluasi perolehan suara PDIP pada ajang pemilu legislatif  (pileg) yang berlangsung pada tanggal 9 April 2014 lalu. Evaluasi dianggap penting, lantaran target perolehan suara yang dicanangkan PDIP tidak sesuai harapan, alias meleset.

“Kalau ada yang diperbaiki akan diperbaiki. Kita tidak cari kambing hitam. PDIP kompak dan solid. Kita harap supaya pilpres solid,” kata Maruarar di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jkakarta, Selasa (15/4/2014).

Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup tersebut, anggota Komisi XI DPR RI menambahkan pihaknya juga belum memutuskan akan berkoalisi dengan partai politik manapun dalam menghadapi ajang pemilu presiden (pilpres) yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Juli mendatang.

Bagi Ara, yang jelas partai manapun yang akan diajak berkoalisi atau siapapun cawapres yang akan mendampingi Jokowi harus mempunyai kesamaan visi-misi dan cita-cita strategis yang sama dengan partai politik nomor empat dalam pemilu tersebut.

“Masalah hukum agenda pemberatasan korupsi, RUU KUHP, KPK sangat dipercaya rakyat. Pemerintahan ke depan harus setuju memperkuat KPK. Soal pluaralisme, harus ada cawpares yang tidak setengah hati bicara soal pluaralisme. Isu kedaulatan, pangan, energi, kita impor minyak meningkat bagaimana meningkatkan platform yang meningkat,” tutupnya. Sumber TribunNews/ Darmo Gandul

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.