Home Nasional Praktik ‘Money Politic’ di Kepulauan Seribu Kian Santer Terdengar

Praktik ‘Money Politic’ di Kepulauan Seribu Kian Santer Terdengar

0

stop money politic_1

POROSNEWS.COM – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Kepulauan Seribu Partai NasDem, Sudrajat enggan berkomentar terkait adanya dugaan kuat praktik ‘money politic’ yang merebak dan terjadi di Kabupaten Kepulaun Seribu.

Kepada PorosNews. Com, Sudrajat enggan menjelaskan terkait ulah caleg petahana yang menyebarkan ribuan amplop yang berisi sejumlah uang sesaat sebelum pelaksaaan pemilu legislatif (pileg) pada tanggal 9 April 2014 lalu.

“Saya tidak bisa bicara banyak, sebab saya sebagai ketua Parpol disini,” katanya saat dihubungi dari Jakarta, Selasa (15/4).

Terkait dengan hal tersebut, Sudrajat mengaku sedih dengan praktik politik uang yang dilakukan oleh caleg petahan tersebut. Sebab, kawasan Kepulauan Seribu merupakan basis massa yang ditargetkan oleh partai NasDem untuk mendulang suara cukup signifikan.

Ibarat lahan, partai NasDem mengaku sudah merawat kawasan pesisir utara tersebut. Hampir setiap hari mereka selalu turun ke dapil dan menyapa pemilih. Namun hal yang terjadi, sesaat sebelumnya dilaksanakannya pileg, harapan perolehan suara banyak harus kandas dan pupus akibat adanya serangan fajar dari kontestan lain.

“Kita sedih betul, ibarat lahan, pulau seribu sudah kita berikan pupuk, kita rawat dan sudah mau nampak hasil buahnya. Tapi saat mau dipanen malah diambil orang,” sambungnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait  dugaan money politik tersebut apakah sudah dilaporkan kepada aparat terkait. Secara tegas Sudrajat menjelaskan, laporan tersebut sudah masuk ke aparat Kepolisian Kabupaten Kepulauan Seribu.

“Sudah, sudah masuk, silahkan konfirmasi dengan aparat berwenang,”jelasnya.

Ditanya sikap sejumlah partai politik ditingkat Kabupaten atau Kota terkait dengan hal tersebut, hingga kini pihaknya belum bisa memberikan jawaban pasti atas hal tersebut.
“Apakah kita akan sepakat menolak rekapitulasi perhitungan suara? Hingga kini kita belum tahu,” tutupnya.

Dihubungi terpisah, Ketua DPD Kabupaten Kepualaun Seribu Partai Amanat Nasional (PAN) Asyuro mengatakan dalam waktu dekat beberapa pimpinan partai politik di tingkat Kabupaten akan menggelar pertemuan dan menolak hasil rekapitulasi penghitungan suara di tingkat Kabupaten dan menuntut agar pelaksanaan pileg di Kabupaten Kepulauan Seribu di gelar ulang.

“Insya Allah besok Rabu, kita mau ada pertemuan dengan beberapa ketua DPD,” tutupnya. Tim PorosNews.Com

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.