Home Nasional Terlalu..! Jelang Pilpres Dunia Pendidikan pun dipolitisir

Terlalu..! Jelang Pilpres Dunia Pendidikan pun dipolitisir

0

 

JOKOWItangan

POROSNEWS.COM – Menjelang dilaksanakannya pemilu presiden (pilpres) pada tanggal 9 Juli mendatang. Segala cara dan upaya dilakukan oleh peserta pemilu dan kandidat capres-cawapres  untuk mendongkrak popularitas dan elektabiltas suara, tak terkecuali politisasi dalam dunia pendidikan.

Menanggapi hal tersebut , pakar pendidikan Arief Rachman mengatakan, untuk memperjelas polemik kampanye terselubung capres Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Joko Widodo (Jokowi) di soal Ujian Nasional (UN) mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa SMA/MA jurusan IPS, maka harus memenuhi tiga syarat.

Syarat pertama, menurut mantan akademisi kelahiran Malang ini, ada relevansi akademis. Untuk mengetahuinya, perlu dikaji.

“Terus yang nomor dua, apakah orang yang dijadikan tokoh itu (Jokowi), sudah di dalam posisi memang sudah selesai posisinya, seperti itu atau itu baru kesan dan proses,” ujarnya saat dihubungi PorosNews.com di Jakarta, Selasa (15/4).

Syarat terakhir, sambung Arief, pertanyaan tersebut harus tidak sensitif, baik terhadap politik ataupun perbendaan pendapat lainnya.

“Kalau ketiga itu tidak memenuhi syarat, maka soal itu harus dianulir, dan ini tidak boleh disalahkan kepada murid,” tegas Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini. (FH/ Darmo Gandul)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.