Home EKONOMI Kurangi Subsidi, Pemerintah Naikan Tarif Tenaga Listrik Bertahap

Kurangi Subsidi, Pemerintah Naikan Tarif Tenaga Listrik Bertahap

0

SUBSIDI-LISTRIKPOROSNEWS.COM  – Dirjen Kelistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jarman mengatakan,  pemerintah akan meneruskan skema kenaikan tarif tenaga listrik secara bertahap.

Menurut Jarman, kebijakan itu juga sudah disetujui dan merupakan hasil dari Rapat Kerja Komisi VII DPR RI dengan Menteri ESDM tanggal 21 Januari 2014 menyatakan bahwa Komisi VII DPR RI dapat menerima dan menyetujui usulan Pemerintah untuk melakukan penghapusan subsidi listrik secara bertahap bagi pelanggan industri menengah (I-3) yang go public dan Industri besar (I-4) serta penerapan tariff adjustment terhadap pelanggan listrik non subsidi rumah tangga besar (R-3), bisnis menengah (B-2), bisnis besar (B-3) dan kantor pemerintah sedang (P-1) terhitung tanggal 1 Mei 2014 setiap 2 (dua) bulan sampai dengan Desember 2014.

“Sehingga pada tahun 2018 semua golongan yang bukan termasuk tidak mampu akan dicabut subsidinya. Sehingga 2019 dan seterusnya hanya golongan tidak mampu saja yang dapat subsidi,” kata Jarman, di Jakarta, Kamis (17/4).

Menurut Jarman, dengan dihapuskannya subsidi untuk golongan mampu secara bertahap, subsidinya bisa dialokasikan untuk meningkatkan elektrifikasi. Sebagai informasi, ratio elektrifikasi pada tahun 2013 tumbuh sebesar 8,5%, atau naik 3 % dibanding tahun sebelumnya. Karena elektrifikasi membutuhkan dana besar, maka alokasi subsidi untuk golongan mampu akan digunakan untuk ini.

Dengan demikian, diharapkan pada 2020 ratio elektrifikasi sudah mendekati 100% dan dananya diambilkan dari alokasi subsidi golongan yang secara Undang-undang tidak berhak.

Seperti apa yang tertuang dalam Undang-undang No.30 tahun 2007 tentang energi, disebutkan harga energi berdasarkan harga keekonomian dan pemerintah menyediakan subsidi. Sementara itu, dalam Undang-undang No.30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan, juga disebutkan pemerintah dan pemerintah daerah menyediakan subsidi untuk masyarakat tidak mampu.

Dengan terbitnya Peraturan Menteri ESDM Nomor 09 Tahun 2014 ini, maka Peraturan Menteri ESDM Nomor 30 Tahun 2012 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. (PN/JAL)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.