Home Nasional Bamsoet: ‘Money Politic’ Caleg PDIP dan Caleg Partai Islam ‘Gila-Gilaan’

Bamsoet: ‘Money Politic’ Caleg PDIP dan Caleg Partai Islam ‘Gila-Gilaan’

0
bamsoet3POROSNEWS.COM  -Calon legislatif petahana asal Partai Golkar, Bambang Soesatyo menyayangkan lemahnya pengawasan proses tahapan pemilihan legislatif yang dihelat 9 April lalu. Pasalnya, kata dia, praktik curang yang dilakukan para caleg teramat gila dan bahkan berani terang-terangan. Hal itu terutama dilakukan oleh caleg-caleg bernaung di bawah partai moncong putih (PDIP) khususnya di Jawa Tengah dan partai berbasis agama.
“Siapapun tahu Jawa Tengah merupakan basis PDIP. Terlebih lagi di Daerah Pemilihan Tujuh (Dapil-7) Jawa Tengah yang melingkupi Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen. Namun, ‘Money politics’ pada pemilu kali ini saya akui luar biasa. Terang-terangan sekali. Aparat sampai tidak berdaya. Saya keluarkan pengumuman sayembara di koran lokal bagi yang menangkap tangan pelaku money politics dapat hadiah Rp.5juta pun, ngga laku. Caleg baru dan partai baru seperti kalap untuk dapat kursi. Puluhan milyar mereka tebar,”kata pria yang akrab disapa Bamsoet ini kepada PorosNews.com melalui pesan singkat, Jumat, (18/4/2014).

 

 

“Yang saya surprise, partai berbasis agama juga gila-gilaan. Jangan ditanya lagi, soal partai-partai baru. Mereka seperti tidak percaya diri. Mereka tebar ribuan amplop agar dipilih. Saya tidak tahu mereka dapat uang dari mana. Yang kalem, justru partai lama seperti PDIP dan Golkar,”sambungnya.

 

Menurutnya, praktik bagi-bagi fulus tersebut sudah mencederai demokrasi. Terlebih bagi caleg-caleg yang dalam kampanyenya menyebut dirinya sebagai pahlawan pejuang demokrasi. Kenyataannya, demokrasi pun terhanyut dihantam gelombang politik amplop.

 

“Demokrasi kita benar-benar sudah rusak. H-2 transaksi langsung terjadi hingga pelosok-pelosok desa. Ada amplop ada suara. Awalnya Tim saya juga mendesak agar saya ikut masuk dalam permainan kalau mau menang. Mengingat caleg-caleg pusat dari partai-partai lain sudah memborbadir amplop. Saya jawab, tidak. Kalau mereka mau memilih saya terima kasih. Kalau tidak ya rapopo,”tandasnya.

 

“Syukurlah pemilih cerdas di perkotaan tidak terpengaruh. Tetap memilih saya. Hanya kantong-kantong Golkar yang dipinggiran saja yang goyang dan terpengaruh. Dan hasilnya satu kursi kuning di basis merah sebagai tiket saya kembali ke Senayan meneruskan pekerjaan yang belum selesai. Seperti Kasus Century, RUU Kepolisian, RUU Kejaksaan, RUU MA, RUU MK, RUU KUHAP dan KUHP agar tidak terjadi pelemahan terhadap KPK, dan lain-lain,”tegasnya lagi.

 

Adapun partai yang lolos dan diperkirakan memperoleh kursi untuk DPR-RI di Dapil-7 Jawa Tengah (7 kursi) yang meliputi Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen (rata2 memperoleh 1 kursi): 1.PDIP , 2.Gerindra, 3.PKB, 4.Nasdem, 5.Golkar, 6.PPP dan 7.PAN.

 

Dengan demikian PDIP yang semula pada pemilu 2009 mempunyai 2 kursi, kehilangan 1 kursi direbut Gerindra. Kursi Demokrat direbut PKB. Dan PKS kehilangan kursi diambil Nasdem. Dengan total suara sah sementara 1.456.762. (PN/YO/GUS)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.