Home Nasional Dikabarkan dipecat, Ini Klarifikasi Sekjen PPP

Dikabarkan dipecat, Ini Klarifikasi Sekjen PPP

0

sekjen PPP_ 2

POROSNEWS.COM – Hingga kini konflik internal yang melanda Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tak kunjung usai. Setelah beberapa pengurus DPW dan seorang pengurus di tingkat DPP dinyatakan dipecat. Nasib serupa dikabarkan juga dialami oleh Sekretaris Jenderal DPP PPP Muchammad Romahurmuziy.

Menanggapi hal tersebut, politisi yang akrab disapa Romi menyatakan secara tegas jika isu rolling yang beredar sama sekali tidak benar.

“Sampai ditulisnya rilis ini jam 16.45 WIB, Sekjen DPP PPP masih dijabat oleh Muchammad Romahurmuziy, sesuai keputusan formatur Muktamar VII PPP di Bandung tahun 2011,” kata Romi melalui keterangan pers yang diterima PorosNews.Com, Jakarta, Jum’at (18/4).

Lebih lanjut caleg nomor urut pertama dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah VII tersebut menambahkan, jika rapat yang digelar oleh jajaran pengurus DPP PPP pada Jum’at pagi sekitar jam 10.00-11.30 hanya dihadiri hanya oleh 15 orang dari 55 Anggota Pengurus Harian DPP PPP. Dari jumlah 15 orang tersebut maka rapat tidak bisa menghasilkan keputusan apapun. Sebab untuk mengambil sebuah keputusan maka rapat harus dihadiri oleh 28 oranng Pengurus Harian DPP PPP, dan hal tersebut seduai dengan Pasal 57 ayat (2) Anggaran Rumah Tangga (ART) PPP.

“jadi Tidak benar pernyataan Wasekjen PPP Saifullah Tamlicha yang menyebutkan bahwa sudah ada rolling sekjen DPP PPP, yang didasarkan atas Rapat Pengurus Harian (PH) DPP yang disebutkan diadakan hari ini. DPP PPP tidak pernah mengadministrasikan surat keputusan terkait pemecatan atau rolling siapapun fungsionaris PPP. Dengan demikian, surat keputusan apapun yang muncul, adalah ilegal , melanggar AD/ART PPP. Dan dengan demikian batal demi hukum sesuai hasil konsultasi kami kepada Mahkamah Partai,” tutup Romi. Marcopolo

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.