Home RAGAM Gaya Hidup Rendahnya Rasa Malu Picu Pedofilia

Rendahnya Rasa Malu Picu Pedofilia

0

penyimpangan sexPOROSNEWS.COM – Kriminolog Sosial Universitas Padjadjaran (UNPAD) Yesmil Anwar menduga semakin menjamurnya praktik penyimpangan seks pedofilia dewasa ini diakibatkan budaya malu dan rendahnya pendidikan seks pada anak.

Menurut dia, seringkali masyarakat Indonesia khususnya keluarga yang menjadi korban kejahatan pedofilia mengalami rasa malu apabila kasus yang menimpa anaknya diungkap ke aparat terkait. Budaya malu tersebut tidak pada tempatnya.

“Akibatnya, ketika terjadi kejahatan seks dimana anak-anak menjadi korban, orang tua korban seringkali malu untuk menuntaskan permasalahan tersebut. Akibatnya, kasus ini sulit dituntaskan,” katanya, Jumat (18/4/2014).

Dirinya menduga praktik kelainan seks ini jumlahnya jauh lebih banyak. Akan tetapi, banyak tidak terungkap ke hadapan publik. Sejumlah lembaga pendidikan termasuk pesantren dan lembaga pemasyarakatan tak luput dari praktik itu.

Pelehan seks pada anak-anak di lingkungan pendidikan bukan hal baru. Justru yang menjadi pertanyaan kenapa kasus tersebut terus berulang. Pendekatan yang perlu dilakukan untuk kasus ini tidak cukup dengan hukum, sosial, moral, agama dan pendidikan.

“Korban pun berperan dalam kasus ini karena pengetahuan anak tentang seks
lemah dan budaya kegiatan bangsa kita dimana anak mudah disentuh secara
fisik dianggap bukan masalah,” ucapnya.

Pendidikan seks seringkali dikhawatirkan akan semakin membuat anak memiliki pemahaman seks sebelum waktunya. Padahal anak perlu memahaminya sesuai dengan usianya.

“Anak harus diberi sistem nilai yang baik dan membuatnya lebih patuh karena sudah diberi rambu oleh orang tua dan guru sebagai cara preventif membentengi diri,” ucapnya.

Parahnya lagi, korban pedofilia ketika dewasa akan melakukan hal yang sama pada orang lain.

“Pelaku pada umumnya tidak memiliki modal sosial untuk menjalani hubungan normal dengan sesama orang dewasa,” paparnya.(PN/TYO/BSJ)

 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.