Home Nasional Hukum Rudi Diancam 10 Tahun Bui, Kini Dibela Akun @triomacan, KORUPSI MIGAS (I)

Rudi Diancam 10 Tahun Bui, Kini Dibela Akun @triomacan, KORUPSI MIGAS (I)

0
sutan_ bhatoeganaPOROSNEWS.COM – KORUPSI MIGAS MENGGANAS, Kenapa Jero Wacik tidak  Terangka? Tanyakan saja ke pada KPK alias Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) yang pernah menegaskan bahwa salinan dokumen surat perintah penyidikan atas nama Jero Wacik adalah dokumen palsu. Hal ini pernah ditulis oleh sejumlah media sekitar tanggal 11 September 2013.
Sementara Wakil Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie menilai beredarnya dokumen tersebut untuk menjelekkan Partai Demokrat. Lalu, jika benar hal ini semua tidak terlibat, kenapa KPK tidak segera tersangkakan Sutan Bhatoegana padahal pada (16/1) rumah dan kantor ketua Komisi VII yang juga anggota di DPR itu sudah digeledah atas kasus SKK Migas yang telah menyereret mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini. 
Apakah pernyataan Rudi akan membuktikan bahwa dia sering diperas oleh anggota DPR dan akhirnya rudi menyanyi bahwa dipernah diminta setoran oleh DPR dalam hal ini uangnya sempat disetor Rudi kepada Tri Yulianto dimana dia adalah suruhan Sutan?  Tapi kini Sutan dan Tri yang sduah tercekal ini tidak mengaku. Payah juga.
    
KPK juga pernah menegaskan bahwa salinan dokumen surat perintah penyidikan (sprindik) atas nama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik adalah dokumen palsu.
Sebelumnya, beredar dokumen semacam sprindik yang menyebut Jero sebagai tersangka dalam kasus korupsi SKK Migas. Dalam salah satu bagian dokumen itu terdapat tanda tangan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, stempel KPK, dan beberapa tulisan tangan. Yang membuat hal ini lebih menghebohkan adalah ada catatan tulisan tangan, tertulis “TUNGGU PERSETUJUAN PRESIDEN (RI 1)” 
Sprindik atas nama Jero yang menjadi tersangka dalam kasus suap SKK Migas ini dikirimkan kepada para wartawan dari akun email [email protected].
Juru Bicara KPK, Johan Budi dalam keterangan pers di kantornya,Jumat mengatakan  pihaknya belum pernah mengeluarkan surat perintah penyidikan atas nama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu.
Menurutnya, ada sejumlah kejanggalan dalam dokumen yang beredar sejak Kamis penggunaan huruf yang berbeda antara kata yang satu dan kata lainnya.
“Yang pertama adalah sampai hari ini KPK tidak pernah mengeluarkan sprindik atas nama Jero Wacik karena tidak pernah mengeluarkan atas nama Jero Wacik jelas yang beredar itu palsu. Saya kira memang ada upaya-upaya untuk mengaburkan, saya tidak tahu siapa yang mengirimkan. Oleh karena itu pimpinan KPK sudah memerintahkan kepada Direktur Pengawasan Internal untuk menelusuri sejauh mana motif penyebaran sprindik palsu itu,” kata Johan Budi.
Pengamat Hukum dari Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Johnson Panjaitan menduga beredarnya surat perintah penyidikan atas nama Jero Wacik sebagai bentuk tekanan publik agar kasus SKK Migas segera dituntaskan oleh KPK.
Marzuki Alie bahkan menilai Jero Wacik merupakan kader Demokrat jadi ia berharap, pihak-pihak yang ingin menjatuhkan Partai Demokrat diminta berkompetisi secara ketat dengan ide dan gagasan yang baik, dan perjuangan untuk rakyat dan bukan berkompetisi dengan cara saling mendzalimi dan saling fitnah menjelang Pemilu 2014.
Namun seperti kita ketahui berita pasca penangkapan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini dan ditemukannya uang sebesar US$200 di ruang kerja Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Waryono Karno, KPK berulang kali mengatakan bahwa pihaknya akan memeriksa semua yang terlibat, termasuk Menteri dari Partai Demokrat itu terkait kasus SKK Migas yang sudah diperiksa dan mengklrifikasi bahwa uang sebesar US$200 adalah buakn uang opersaional. “Saya sudah anulir uang itu bukan uang operasional,”kata Jero usai diperiksa KPK. 
Kini  Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Waryono Karno sudah jadi tersangka tapi belum ditahan oleh KPK, kenapa?
Apakah karena uang sebesar US$200 yang ditemukan diruang kerja dikabarkan nomor serinya berurutan dengan uang yang ditangkap tangan di rumah Rudi? 
Lalu apakah KPK akan menjadikan Jero Wacik Tersangka? Kita tunggu KPK saja apakah berani orang dekat Presiden ini di Tersangkakan?  Lucunya lagi selama persidangan Rudi Jero Wacik tidak pernah dihadirkan oleh KPK di Sidang Tipikor.
Karena sampai kini Jero Wacik Dianggap Belum Kesentuh padahal Mantan Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini sering diperiksa penyidik KPK dan kini sudah masuk di tahapan ancaman dan sudah menyatakan pledoi, tinggal menunggu vonis pada 29 April 2014 ini..
Rudi  sudah berkomentar seputar keterlibatan anggota Komisi VII DPR yang kecipratan duit THR.  Dan Politisi Partai Demokrat  yang juga ketua komisi VII, Sutan Bathigana kini sudah digeledah kantor atau pun  rumahnya.  Sayangnya nyanyian Rudi tidak diakui Tri Yulianto dan Sutan, kini anehnya akun @triomacan membela Rudi Rubiandini. ini absurd sekali.
Harusnya akun yang kontroversi itu jangan begitu. Lihat dipersidangan, Rudi anaknya saja dibayar hajatannya oleh suap koleganya yang setor dan disuruh Rudi melalui Deviardi. Anehnya Rudi tidak ngaku dan nyerang jaksa KPK. Kebenaran akan datang. Rudi dipledoinya mengaku menyesal dan meminta balik hartanya. Hehe lucu juga ya…
Kenapa uang untuk Kakaknya yang beli tanah dan juga beli rumah untuk dirinya di Haji Ramli diminta ke Deviardi dan kenapa Rudi awal-awalnya tidak dikasih Lawyer dukungan oleh SKK Migas, karena Lambok yang halau. Kini rupanya SKK Migas yang terpecah Faksi mulai bela Rudi yang bohong dan melayan yang jujur. Dalam kasus SKK Migas yang bohong dibela, Mulai dari Merish, Gerhard, Iwan Ratman, Johanes Widjarnako dibela. Yang jujur di tekan. (bersambung)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.