Home Nasional Daerah ‘Money Politic’ di Banten Paling ‘Gila’ Versi ICW

‘Money Politic’ di Banten Paling ‘Gila’ Versi ICW

0

money politic teaPOROSNEWS.COM  – Indonesia Corruption Watch (ICW) mengaku telah melakukan kajian dan penelitian di 15 provinsi terkait praktik ‘money politic’ yang dilakukan para caleg untuk mendulang suara pada pemilu legislatif (pileg) pada tanggal 9 April 2014 lalu.

Peneliti ICW Donald Faridz mengatakan bahwa dari 15 provinsi yang dikaji, Provinsi Banten dinobatkan menjadi provinsi tertinggi dengan dugaan praktik ‘money politic’ paling tinggi.

“Di  provinsi Banten sendiri ada 36  kasus money politic kemudian disusul Riau dan Bengkulu dengan 31 kasus, Sumatera Barat 31 kasus dan Sumatera Utara 29 kasus,” kata Donald dalam diskusi publik di Kedai Kopi Deli, Jakarta Pusat, Senin (21/4).

Lebih lanjut penggiat demokrasi bayangan tersebut menambahkan, jumlah nominal uang yang ditebar sebelum pileg berlangsung berkisar dari Rp25.000 sampai dengan Rp 200.000. Pemberian uang sendiri dilakukan H-3 sebelum pileg dilaksanakan sampai dengan H-2 jam sebelum pileg dihelat.

“Di Banten sendiri jumlah yang dibagikan berkisar antara Rp 5 ribu sampai dengan 25 ribu. Dan paling banyak dilakukan oleh caleg DPRD,” tutupnya.

ICW sendiri melakukan  pemantauan di 15 Provinsi dengan jumlah pemantau sebanyak 15 orang di daerahnya. Pemantauan dilakukan selama masa kampanye, masa tenang dan hari pencoblosan. Fokus isu pemantauan Pemberian uang, pemberian barang, pemberian jasa dan penggunaan aparatur negara dalam pencalegan. (PN/DAR/GUS)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.