Home Nasional Ray : Pasca Reformasi, Pelaksanaan Pemilu Masih Amburadul

Ray : Pasca Reformasi, Pelaksanaan Pemilu Masih Amburadul

0

ray rangkuit_1

POROSNEWS.COM – Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima), Ray Rangkuti mengaku heran dengan penyakit Pemilu yang turun-temurun terus meningkat intensitasnya tiap tahun. Misalnya, netralitas penyelenggara.

“Netralitas penyelanggara di beberapa tempat, penyelenggara tidak netral, berpihak. Penyakit ini,” ujarnya dalam diskusi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (21/4).

Masalah kedua, kata Ray, buruknya pengelolaan teknis Pemilu. Salah satunya menyangkut Daftar Pemilih Tetap (DPT). Lantaran jumlah pemilih tersebut bermasalah, dia mengaku, tak tahu detailnya. Kemudian, buruknya rekapitulasi suara.

“Kita lihat, mengapa peluang rekap masih berani dilakukan, bukan lagi di KPPS tapi di PPK,” ketus pemilik nama asli Ahmad Fauzi ini.

Selain itu, sambungnya, belum ada netralitas media. Umumnya, pilar demokrasi keempat tersebut masih berpegang pada arahan pemiliknya yang merupakan elit politik ataupun afiliasi politiknya. Terakhir, buruknya pengelolaan dan transparansi keuangan parpol.

“Semua partai (total laporannya) Rp 1,9 triliun ke KPU dari 12 parpol. Cek KPU untuk satu kasus, berapa mereka belanja iklan? Laporannya tak realistis,” tandas pria asal Sumatera Barat ini. FHS/ Marcopolo

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.