Home BUDAYA Gara-Gara Ikut Teater, Siswa Bina Sarana Cendikia Bandung Terancam Drop Out

Gara-Gara Ikut Teater, Siswa Bina Sarana Cendikia Bandung Terancam Drop Out

0

anak man teaterPOROSNEWS.COM  – Sejumlah siswa SMK di PPH.Mustofa Bandung terancam dikeluarkan dari sekolahnya, karena mengikuti Festival Drama Basa Sunda (FDBS) yang tengah berlangsung di GK.Rumentang Siang Bandung.

Hal ini diungkapna Sahlan Bahuy, salah seorang sutradara teater yang turut menangani siswa di SMK tersbut. Menurut Bahuy jika benar terjadi (pemecatan) maka ini preseden buruk bagi dunia pendidikan.

“Selama ini pihak sekolah tidak mendukung murid-muridnya ikut serta dalam festival tersebut,” ujar Bahuy seraya menambahkan, namun dia dan kawan-kawan tetap keras kepala, berusaha mengakomodir keinginan murid-muridnya berproses teater.

“Kasus seperti ini sudah sering saya temui. Kepala sekolah yang bebal nan tolol! Teater selalu dimarginalkan. Padahal di dalam proses teater kerja pikiran dan perasaan senantiasa beriringan” geramnya.

Lebih jauh Bahuy menjelaskan, ancaman pemecatan ini bermula ketika kawannya mengirim sms kepada salah satu guru di sekolah untuk meminta doa dan dukungan agar pementasan lancar, sukses dan murid-murid bermain penuh semangat.

Tap isms itu mendapat balasan yang tidak diharapkan, Kepala Sekolah justru membalas sms itu, dengan ancaman pemutusan kerja sama karena dianggap telah mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar di sekolah.

“Sempat terbesit untuk menghentikan proses garapan, mengundurkan diri dari festival, namun murid-muridnya bersikeras ingin melanjutkan proses yang sudah kadung berjalan dan didukung oleh orangtua murid” katanya kepada VOB, Selasa (22/4).

Sementara itu seniman Anggiat Tornado dalam komentar di FB mengatakan, dunia pendidkan belum menjadikan teater sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. Itulah kenyataannya.
Teater berpotensi menyerap ilmu pengetahuan dengan tubuh dan jiwanya. Pun memberi ruang kritis pada pemaknaan teks dan konteks. Di dalam teater, ilmu pengetahuan tidak ditempatkan sekedar hapalan, karena menghapal merupakan sebentuk cara bernalar paling rendah. (PN/VB/JBS)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.