Home Nasional Dilaporkan ke Bawaslu dan KPK, Dimyati Klaim Tahu Aktor dibalik Aduan KOMITs

Dilaporkan ke Bawaslu dan KPK, Dimyati Klaim Tahu Aktor dibalik Aduan KOMITs

0

dimyati_natakusuma

POROSNEWS.COM – Caleg petahana Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Dimyati Natakusumah mengklaim, mengetahui aktor dibalik Koalisi Masyarakat untuk Indonesia Transparans (KOMITs) yang melaporkan dirinya ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), karena diduga melanggar peraturan Pemilu.

“Saya sudah tahu orangnya dan tujuannya apa. Saya kenal orangnya, bukan orang lain,” ujarnya saat dikonfirmasi PorosNews.com di Jakarta, Kamis (24/4).

Kendati demikian, Dimyati ogah menggugat oknum tersebut. Pasalnya, laporannya terkait adanya kampanye di masa tenang hingga melakukan politik uang tak berdasarkan fakta. “Itukan tembakan angin dan terlalu personal sifatnya. Sudah, biarkan saja,” terang Anggota Komisi II DPR ini.

Yang disesalkan Dimyati, kenapa melaporkan dirinya kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), KPK, dan Mahkamah PPP. Padahal, sesuai rekapitulasi Pemilu Legislatif (Pileg), dirinya dipastikan gagal kembali melenggang ke Senayan.

“Coba deh buka internet, (cek website) KPU, saya dapat berapa (suara) di kelurahan Semanan. Mungkin hanya ratusan, (caleg) yang lain puluhan ribu dan ribuan (suara),” tandas mantan Bupati Pandeglang ini.

Sebelumnya, sejumlah masyarakat yang tergabung dalam KOMITs mendatangi sejumlah lembaga, Bawaslu, KPK, dan Mahkamah PPP. Alasannya, kata koordinator gerakan itu, Abdul Haris Ma’mun, lantaran Dimyati melakukan pelanggaran Pemilu.

“Di lokasi acara, di dalam masjid, terpasang atribut caleg Dimyati Natakusumah dan yang bersangkutan memberikan kata sambutan, sekaligus menyampaikan visi misi serta ajakan untuk memilih dirinya sebagai caleg DPR RI nomor urut 1 Dapil Jakarta III pada Pemilu Legislatif 9 April 2014,” paparnya di Jakarta, Selasa (21/4) lalu.

Saat acara selesai, sambung Abdul Haris, Dimyati meninggalkan lokasi acara. Namun, tim sukses Dimyati Natakusumah masih bertahan di lokasi acara. Mereka diduga kuat memberikan amplop putih kecil berisi uang pecahan Rp 50.000 dan kartu nama Caleg Dimyati Natakusumah kepada jamaah yang hadir.

“Bisa jadi, apa yang dilakukan Dimyati dan timnya tidak hanya di Semanan, Kalideres, Jakbar. Indikasi serupa bisa juga terjadi di wilayah lain di Dapil Jakarta III. Bahkan, diduga jumlah uang yang terindikasi money politics tersebut jumlahnya mencapai miliaran rupiah,” tandasnya.

Kabar yang beredar Dimyati dilaporkan oleh sesama rekannya di satu partai yang juga berada satu dapil dengan dirinya di dapil DKI jakarta III. Hingga berita ini diturunkan PorosNews.Com masih terus melakukan klarifikasi dengan pihak yang dimaksud Dimyati tersebut. FH/Marcopolo.

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.