Home Nasional Lepaskan Diri Dari Cengkraman Gerindra, PPP Sengaja Berkonflik

Lepaskan Diri Dari Cengkraman Gerindra, PPP Sengaja Berkonflik

0
foto; istimewa
foto; istimewa

POROSNEWS.COM – Direktur Eksekutif IndoStrategi and Consulting, Andar Nubowo menilai, konflik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merupakan rekayasa politik.  Dalihnya, untuk terlepas dari cengkraman partai  Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

“Saya agak curiga konflik internal di PPP sebenarnya sebagian dari upaya melepaskan diri dari Prabowo (Ketua Dewan Pembina Gerindra, Prabowo Subianto, red),” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/4).

Andra berpendapat demikian, karena melihat, kehadiran Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali (SDA) ditemani dua kadernya, KH Nur dan Djan Faridz di kampanye terbuka Gerindra sebagai tanda mencari dukungan. Sebab, khawatir tak menembus ambang batas parlemen, meraih 3,5 persen suara Pemilu Legislatif.

Namun, berdasarkan hitung cepat (quick count) sejumlah surveyor menyebutkan, partai Kabah meraup suara sekitar lima persen.

“Jadi, ketika Pileg kemarin, SDA dan elit-elit PPP merapat ke Gerindra dengan isu kalah tadi itu. Ketika hasil hitung cepat memaparkan, PPP tetap punya kursi dan bebas dari lubang jarum electoral threshold. Maka, upaya untuk melepaskan diri dari jeratan politik Prabowo, maka dibuatlah konfilik,” papar dosen UIN Syarief Hidayatullah Jakarta ini.

“Dan konflik itu hanya dua minggu dan setelah itu, ishlah PPP secara resmi mencabut dukungaan kolisi dengan Gerindra,” pungkas alumnus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tersebut. (FHS/Marcopolo).

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.