Home Nasional Asmujiono, Anak Petani Penakluk Puncak Everest

Asmujiono, Anak Petani Penakluk Puncak Everest

1

IMG-20140426-00609POROSNEWS.COM  –Mungkin tak  banyak yang tahu nama Serka (purn) Asmujiono. Nama ini terkesan asing. Namun Indonesia pada kenyataannya dibuat bangga olehnya. Betapa tidak, ia aadalah orang Indonesia hb ertama yang mengibarkan sangkaka merah putih di Puncak Mount Everest/gunung tertinggi d dunia 17 tahun silam.

Pria kelahiran Malang, Jawa Timur 1 September 1971 ini adalah mantan anggota Kopassus binaan Prabowo Subianto kala itu. Prestasi yang membanggakan itu pun kini berbuah penghargaan kepadanya dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

“Saya ingin sampaikan penghargaan ini bukan milik pribadi saya. Saya pun ingin tekankan bahwa semua perjuangan jika dilakukan dengan ikhlas, dan penuh semangat akan tercapai. Terus terang saya bangga dan terharu. Ini wujud perjuangan dari teman-teman pecinta alam se-Indonesia. Tak bisa dipungkiri bahwa ini adalah ide dan gagasan dari pak Prabowo,” kata Asmujiono dalam acara Peringatan 17 Tahun Berkibarnya Merah Putih di Puncak Mount Everest (1997-2014), di Hotel Kartika Candra, Jakarta Selatan, Sabtu (26/4/2014).

 

Sekilas Balik Asmujiono

Alkisah, pada tahun 1 September 1971 lahir seorang pria bernama Asmujiono dari keluarga petani. Ayahnya wafat saat ia masih bayi. Disusul kemudian oleh ibunya saat ia duduk di bangku kelas 4 SD. Singkat cerita, setelah lulus SMA, Asmujiono bertekad menjadi prajurit. Pada tahun 1994 ia diterima sebagai anggota Kopassus. Lalu, pada saat ada pendaftaran ekspedisi Everest tahun 1996,  Mujiono pun turut mendaftar, lalu diseleksi dan akhirnya lolos menjadi satu di antara anggota tim pendakian puncak dengan ketinggian 8.848 kaki tersebut.

Asmujiono merupakan anggota Tim Nasional Ekspedisi Everest yang diprakarsai oleh Danjen Kopassus (waktu itu), Mayjen TNI Prabowo Subianto. Mengingat pendakian gunung tersebut bukan hal mudah, Prabowo pun merekrut kandidat-kandidat terbaik yang bisa mendukung tim ekspedisi. Kandidat itu di antaranya, Anatoli Boukreev (Pendaki asal Kazakhstan) yang dikenal dengan “The Ghost of Everest” serta Richard Pawlosky (pnedaki Polandia).

Prabowo juga mempercayakan Vladimir Bashkirov sebagai “film maker” dan dr. Evgeni Vinogradski sebagai dokter tim. (PN/R-PRAS)

Komentar Anda

1 COMMENT

  1. c’est le meilleuг moment pour faire des projets pour l’avеnir et c’est
    lle temps d’être heureux. j’ai lu ce message et, si je pouvais, ϳe souhaite vouⅼoir vouloir vous suggérer quelques choses intéressantes
    ou astuces. Peսt-être que vous pоuvez écrіre les prochains
    artіclеs faisant référence à cet article.
    Je veux vouloir des choses à ce sujet!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.