Home Nasional Daerah Sadis, Siswi SD digilir Tiga Pemuda Berandal Hingga Pingsan

Sadis, Siswi SD digilir Tiga Pemuda Berandal Hingga Pingsan

0
foto: istimewa
foto: istimewa
foto: istimewa

POROSNEWS.COM – Sungguh malang nasib Bunga (14) bukan nama sebenarnya, warga desa Sambakati, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep, Mudara, Jawa Timur ditemukan tidak sadarkan diri lantaran dipaksa meladeni nafsu bejat tiga pemuda berandal yang menyergapnya dipinggi hutan.

Cerita menyedihkan tersebut dimulai saat siswi Sekolah Dasar (SD) itu  diajak pergi oleh teman sebayanya, Fiza (14 tahun) pergi ke hutan untuk mengambil kelapa muda (degan). Namun, belum sampai ke tempat tujuan, Bunga bersama Fiza malah dihadang oleh tiga pemuda berandal dan dipaksa melayani syahwat liar pemuda-pemuda berandal tersebut.

Sebagai perawan kencur yang masih ingusan tentu saja Bunga tidak kuat melayani nafsu bejat tiga pemuda berandal itu. Akibat dicabuli secara bergiliran, korban sempat tidak sadarkan diri dan kemudian pingsan. Mengtahui korbannya pingsan, para pelaku lantas melarikan diri dan meninggalkan korban seorang diri ditengah hutan dalam keadaan tanpa busana. Sementara Fiza teman korban, berhasil meloloskan diri dan melaporkan kejadian tersebut pada Jamil (30) kakak korban dirumahnya.

” Kami baru mengetahui adik kami ditangkap segerombolan pemuda, ya dari teman yang mengajaknya ke hutan,” kata Jamil saudara korban, Minggu (27/4/2014).

Mendapat laporan adiknya ditangkap gerombolan pemuda dan dibawa ke tengah hutan, Jamil langsung mencarinya, dan menemukan adiknya sudah dalam kondisi pingsan terlentang ditengah hutan. Jamil dibantu masyarakat membawa korban ke Puskesmas Arjasa, untuk mendapat perawatan medis.

Setelah mendengar kesaksian Fiza, rekan sebaya korban, Jamil mengatakan bahwa komplotan pemuda berandal tersebut berjumlah 6 orang, bukan tiga. Namun, hanya 3 orang yang mendapat giliran menyetubuhi siswi SD tersebut. Sebab, setelah itu Bunga tidak sadarkan diri.

” Pelakunya ada 6 orang bukan 3 orang, cuma yang tiga orang itu yang menyetubuhi, sedangkan yang tiga lainnya ada yang meraba ada yang merekam pakai HP,” beber jamil.

Kapolsek Arjasa, AKP Jaiman, membenarkan kejadian perkosaan di tengah hutan. Dan saat ini pihaknya sudah menangkap tiga pelaku perkosaan itu. Namun karena pelakunya masih dibawah umur, Polsek Arjasa menyerahkan tiga tersangka ke Mapolres Sumenep, untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Sedang tiga tersangka lainnya, masih dalam pengejaran petugas, tiga pelaku menhgilang dan hingga kini belum diketahui jejaknya.

” Kami sudah menangkap tiga pelaku perkosaan di Kepulauan Kangean masing-masing DW (15), KS (16), DF(15)kemarin, dan saat ini kami sedang mengirim pelaku ke Mapolres Sumenep, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” kata AKP Jaiman, Minggu (27/4).

Sedangkan tiga pelaku lainnya, yakni A, R dan A, semuanya warga Desa Sambakati, Kecamatan Arjasa. Hingga kini aparat kepolisian masih terus melakukan pencarian dan melakukan pengejaran.

Sumber : Harian Surya.

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.