Home Nasional Hukum Suksesi Pilkada Banten Disubsidi Duit Wawan

Suksesi Pilkada Banten Disubsidi Duit Wawan

0

wawan1POROSNEWS.COM – Anak buah bos PT Bali Pasific Pragama (BPB) Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, Qurotul Aini, mengatakan perusahaan atasannya ikut membantu mendanai Pilkada Kota Tangerang Selatan tahun 2010 dan Pilkada Provinsi Banten tahun 2011.

Aini yang bekerja sebagai staf keuangan di perusahaan itu diminta Wawan untuk menangani keuangan Pilkada Kota Tangsel dan Pilkada Banten. Saat itu istri Wawan, Airin Rachmi Diany, maju sebagai calon wali kota berpasangan dengan Benyamin Davnie.

“Tugas saya merekap keuangan tim sukses yang nantinya diberikan ke Pak Wawan. Kalau Pak Wawan sudah acc (setuju), nanti baru ditransfer sesuai pengajuan,” kata Aini saat bersaksi untuk terdakwa Wawan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin 28 April 2014.

Sebagai staf keuangan, Aini beberapa kali diminta atasannya mentransfer uang untuk keperluan Pilkada Tangsel. Kadang ia mentransfer sendiri, kadang ditemani rekannya, Ferdi. “Biasanya (ditransfer) langsung ke koordinator timses, ke vendor-vendor spanduk, kaos, baliho,” ujar Aini.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Matheus Samiaji itu juga menyinggung soal pengeluaran uang dari kas PT BPP sebesar Rp1 miliar dan Rp7,5 miliar.

Uang tersebut diduga diberikan kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil mochtar melalui advokat Susi Tur Andayani. Namun Aini menyatakan tidak pernah mencatat adanya transfer uang sebesar itu.

Selanjutnya hakim anggota Sofi Aldi bertanya kepada Aini terkait pembukuan di perusahaan Wawan. Apakah pembukuan pengeluaran PT BPP sama dengan pengeluaran untuk keperluan pilkada?

Aini mengatakan hanya mencatat pengeluaran uang untuk kebutuhan Pilkada. “Saya hanya mencatat sesuai dengan yang dikirim. Kegiatan harian saya, apa yang sudah di-acc Pak Wawan nanti disampaikan lagi ke timses,” kata dia.

Menurut Aini, yang biasa memegang pembukuan kantor adalah Ahmad Farid Asy’ari.

Aini membantah tahu soal CV Ratu Samagat, perusahaan milik istri Akil Mochtar, Ratu Rita. Namun Aini diminta Wawan untuk menjadi bendahara yang mengurusi keuangan pilkada.

Wawan diduga memberikan Rp1 miliar dan Rp7.5 miliar untuk pengurusan perkara Pilkada Lebak dan Banten di MK. Uang itu ditransfer ke Akil Mochtar melalui perusahaan milik istri Akil, CV Ratu Samagat. (PN/VN)

 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.