Home DUNIA Perusahaan Rokok Dituding Bohongi Konsumen

Perusahaan Rokok Dituding Bohongi Konsumen

0

caleg perokokPOROSNEWS.COM  – Philip Morris USA, anak usaha Altria Group, mesti membayar US$10,1 miliar sebagai ganti rugi dalam gugatan yang menuding perusahaan rokok itu membohongi konsumen di iklan-iklannya.

Bloomberg melaporkan Rabu (30/4), majelis hakim di pengadilan banding negara bagian Illinois menyatakan Philip Morris bersalah dan mengabulkan gugatan class action
yang mewakili 1,4 juta orang itu. Putusan tersebut menguatkan putusan pengadilan tingkat sebelumnya pada 2003, yang juga memenangkan para penggugat.

Kuasa hukum para penggugat Stephen Tillery menuturkan putusan dikeluarkan Selasa (29/4). Kendati mengakui tergugat masih memiliki kesempatan untuk mengajukan kasasi,
tapi dia mengaku sangat senang gugatannya dikabulkan.

Secara terpisah, Philip Morris USA menegaskan bakal melayangkan upaya hukum atas putusan ini. Pada 2005, para penggugat sempat kalah setelah Mahkamah Agung (MA) Illionois menyimpulkan regulator negara bagian memperbolehkan perusahaan rokok itu memakai kata “light” alias ringan dan “low tar” atau rendah kandungan tar di berbagai iklan serta promosinya. Kedua kata inilah yang dipandang menyesatkan konsumen.

Sekitar 3 tahun kemudian, Komisi Dagang Federal AS (US Federal Trade Commission) mengungkapkan tidak pernah mengizinkan penggunaan kata-kata itu dan menghapus panduan iklan terkait tar dan nikotin yang dapat digunakan perusahaan rokok di promosinya. Hal ini membuka kemungkinan diulangnya pemeriksaan perkara tersebut.

Philip Morris USA telah beroperasi sejak 1847 dan berbasis di Richmond, Virginia. Perusahaan ini mengklaim sebagai produsen rokok terbesar AS sejak 1983. Per 2013,
pangsa pasarnya mencapai 50,6%. Adapun beberapa merek rokok yang mereka produksi adalah Marlboro, Virginia Slims, dan Parliament.

Sementara, Altria Group dulunya bernama Philip Morris Companies Inc. Perusahaan AS ini berganti nama pada 2003 dan berkantor pusat di Henrico County, Virginia. Selain rokok, mereka bergerak di produksi dan penjualan wine. (PN/Blommberg)

 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.