Home Nasional Ramalan Permadi: Presiden Terpilih Berasal dari Keturunan Majapahit

Ramalan Permadi: Presiden Terpilih Berasal dari Keturunan Majapahit

0
Foto : Istimewa

 

Foto : Istimewa

POROSNEWS.COM – Entah apa yang ada dalam pikiran Mantan politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang juga paranormal, Permadi. Ia meramalkan bahwa sosok presiden Republik Indonesia terpilih periode 2014-2019 adalah sosok keturunan dari Kerajaan Majapahit.

Permadi yang kini jadi penghunu Gerindra itu menerangkan istilah keturunan Majapahit itu tidak harus berarti yang bersangkutan memiliki garis keturunan biologis atau genetis atau ada silsilah langsung dengan Majapahit. Tapi keturunan itu bisa turunan, dalam artian yang bersangkutan kewahyon, menerima turunan wahyu, menerima Wahyu Kedaton atau Wahyu Cakraningrat memimpin negeri ini.

“Siapapun dia yang jelas mempunyai garis keturunan dari Kerajaan Majapahit,” kata Permadi beberapa waktu lalu di Jakarta.

Lebih lanjut Permadi menjelaskan bahwa sudah saatnya bangsa Indonesia tampil menjadi bangsa kuat yang disegani baikn oleh kawan maupun lawan. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka bangsa Indonesia harus mempunyai sosok Gajah Mada baru, yaitu sosok yang mempunyai visi-misi kuat, berani, tangguh dan siap menjaga kedaulatan dan integritas bangsa.

Dalam menjalankan roda pemerintahanan Kerajaan Majapahit dimasa lampau, Maha Patih Gajah Mada adalah sosok yang mempunyai visi besar dalam menyatukan nusantara. Sebagai langkah awal untuk nmenyatukan seluruh kekuatan di Asia Tenggara, maka sang Patih bersumpah dengann sepenuh hati, tidak akan pernah beristirahat sebelum seluruh nusantara bersatu dan bernaung di bawah supremasi kedaulatan Kerajaan Majapahit. Dan sumpah itulah yang disebut dengan ‘Amukti Palapa’.

Untuk merealisasikan hal tersebut, maka sang Patih membuat armada pasukan angkatan laut (AL) yang kuat dan terlatih, dengan tujuan melakukan penakhlukan ke berbagai wilayah di seluruh Nusantara. Singkat cerita, visi-misi Gajah Mada terwujud, dan Kerajaan Majapahit menjadi kerajaan yang disegani, baik oleh kawan dan lawan di kawasan Asi Tenggara. Majapahit segera muncul menjadi kekuatan kedua setelah tumbangnya Kerajaan Sriwijaya pada abad ke X.

Terkait dengan hal tersebut, Permadi juga mengaku mendapat titipan dan amanat sang Maha Patih berupa senjata pamungkas berupa keris yang harus diberikan kepada pemimpin bangsa Indonesia.

“Keris ini milik Gajah Mada didapat dari danau air terjun Madakaripura,” ujarnya. Air terjun Madakaripura yang terletak di lereng pegunungan Tengger, desa Lumbang – Probolinggo, dipercayai sebagai tempat pertapaan dan moksanya mahapati Majapahit – Gajah Mada.

Permadi pun berkisah, bahwa keris ini diberikan sebagai titipan. Keris ini akan ia serahkan kepada seseorang yang mendapat petunjuk sebagai keturunan Majapahit untuk memimpin Nusantara. Siapa itu? “Siapa pun penerima keris ini harus memegang titah atau amanah ‘Amukti Palapa’ – Gajah Mada untuk memimpin negeri ini,” tutup Permadi.

Perlu jadi catatan bahwa keris pusaka atau apapun namanya bukanlah  sesuatu yang istimewa jika dibandingkan dengan keteguhan hati seorang imam negeri ini dengan berpegang teguh pada nilai luhur Pancasila bukan pada keris. (PN/TRB)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.