Home Nasional Jokowi Pecat Dukun Kepercayaannya. Kenapa Ya?

Jokowi Pecat Dukun Kepercayaannya. Kenapa Ya?

0

nomor 2POROSNEWS.COM  – Mantan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) Ragil Nugroho mengatakan, calon presiden (capres) Joko Widodo adalah seorang yang amat percaya kepada klenik. Sebelum memutuskan perkara penting Gubernur DKI Jakarta non aktif tersebut kerap meminta pertimbangan kepada dukun atau orang pintar.

Melalui akui twitternya @ragilnugroho1, ia menjelaskan bahwa Jokowi langsung memecat dukun politik yang sangat ia percayai. Pemecatan tersebut dipicu setelah Jokowi mendapat nomor urut 2 sebagai peserta pemilu presiden (pilres) yang akan dihelat pada tanggal 9 Juli mendatang.

“Setelah pengambilan nomor di KPU, dukun Jokowi dipecat. Malam-malam dia dipulangkan ke Sukoharjo via travel,” tulis Ragil lewat akun lini massanya.

Lebih lanjut Ragil menjelaskan, seminggu sebelum  mengambil nomor urut, mantan Walikota Surakarta tersebut telah melakukan ritual dengan menyembelih ayam dan perkutut Majapahit.

Burung perkutut sendiri di datangkan dari kawasan Pacitan, Jawa Timur yang merupakan kampung dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyonon (SBY). “Tujuannya untuk menyerap kekuatan SBY,” jelas Ragil.

Kemudian satu hari sebelum pengambilan nomor urut, capres Jokowi juga menjalani ritual dengan berpuasa mutih (puasa hanya memakan nasi dan air putih). Semua ritual yang dilakukan Jokowi bertujuan agar dirinya mendapat nomor urut satu dalam ajang pilpres kali ini.

“Semua ritual tersebut bertujuan agar Jokowi mendapat nomor urut 1. Dan sebelum mengambil nomor Jokowi harus membaca mantra dulu, seperti yang diajarkan oleh Ki Drajat,” sambung Ragil.

Setelah membaca mantra, kemudian Jokowi segera mengambil nomor urut. Namun demikian, bukan nomor urut 1 yang didapat Jokowi melainkan nomor urut 2. Usut punya usut ternyata Gubernur DKI Jakarta non aktif tersebut melupakan satu syarat yang harus dilakukan, yaitu dengan datang dan menyalami Prabowo Subianto. Sebaliknya, Prabowo lebih dahulu menyalami Jokowi.

“Jokowi melupakan pesan Ki Drajat agar menyalami lebih dulu Prabowo, ternyata justru Prabowo yang lebih dulu menyalami Jokowi,” tutup Ragil (PN)

 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.