Home Nasional Hukum Kapolri: Rumah Jadi Tempat Ibadah itu Tindak Pidana Ringan

Kapolri: Rumah Jadi Tempat Ibadah itu Tindak Pidana Ringan

0

kapolriPOROSNEWS.COM  – Rumah dijadikan tempat ibadah, apa salahnya? Andai ibadah itu dilakukan sesuai dengan agama dan kepercayaannya plus diakui oleh negara, sah-sah saja itu dilakukan. Toh Tuhan tidak menilai tempat ibadahnya melainkan keikhlasannya.

Seperti kabar mencengangkan beberapa waktu lalu, rumah pendeta, Nico Lomboan, di Sleman dirusak sekelompok warga, Minggu (1/6/2014). Mereka geram lantaran rumah sang pendeta menjadi tempat ibadah.

Kapolri, Jenderal Polisi Sutarman, mengatakan pendeta Nico dapat terjerat hukum jika terbukti menjadikan rumahnya sebagai tempat ibadah. Namun, menjadikan rumah sebagai tempat ibadah hanya dikenakan pasal-pasal tindak pidana ringan.

“Itu (rumah Nico) sebenarnya sudah tidak boleh digunakan karena melanggar Tipiring (Tindak Pidana Ringan),” ujar Sutarman di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (4/6/2014).

Sutarman mengimbau kepada masyarakat untuk melapor ke polisi jika mengetahui adanya rumah yang dijadikan tempat ibadah. Langkah ini dilakukan agar tidak ada penyerangan atau main hakim sendiri, seperti yang terjadi di rumah Nico.

Mantan Kabareskrim Polri itu mengatakan rumah pribadi boleh saja menjadi tempat ibadah. Namun, tidak boleh rutin. Apabila akan diadakan kegiatan rohani rutin, rumah itu harus mendapatkan izin pihak terkait.

“Jadi saya harap masyarakat tidak main hakim sendiri, apabila ada hal seperti ini terjadi. Lapor dulu ke RT atau RW lalu ke Pemda,” ujar Sutarman.(PN/MTR)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.