Home Nasional Hukum Silang Sengkarut Korupsi TransJakarta Kian Meruncing

Silang Sengkarut Korupsi TransJakarta Kian Meruncing

0

suratpalsujokowiPOROSNEWS.COM – Pelaporan Ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) Jakarta Selatan, Edgard Jonathan S oleh kuasa hukum politisi PDI Perjuangan Trimedya Pandjaitan kepada Kejaksaan Agung terkait surat palsu Jokowi berbuntut panjang. Hari ini, Rabu, (4/6) tim kuasa hukum Edgar JS melapor balik kepada Bareskri Polri.

“Kami kuasa hukum dari Edgar Jonathan melaporkan atas dasar tindak pencemaran nama baik dan fitnah sehubungan dengan pernyataan di berita yang mengatakan bahwa Jonathan ini adalah pembuat surat palsu. Ini yang kita laporkan hari ini,”kata salah satu kuasa hukum Edgard Jonathan, Alova Mengko kepada wartawan.

Atas pencemaran nama baik tersebut, tim kuasa hukum Edgard Jonathan kompak menjawab bahwa kliennya sama sekali bukanlah pembuat surat palsu tersebut. Pelaku dilaporkan atas dugaan tindak pidana pasal 263 ayat (1) dan (2) KUHP, Pasal 310 jo 311 KUHP, Pasal 27 jo. Pasal 36 jo. Pasal 45 jo. Pasal 51 Undang-Undang No. 11 Tahun 2008. Laporan dibuat hari ini dengan no Laporan Polisi No. : TBL/293/VI/2014/Bareskrim.

“Kita sangat utamakan dalam laporan ini adalah karena terkait dengan UU ITE kepada saudara Edgar, yang kita utamakan mengenai scientific evidence. Kita sudah mendokumentasikan foto-foto yang ada, bahwa hal ini dapat kita buktikan di metadatanya bahwa secara forensik bukanlah saudara Edgar yang membuat maupun fotonya,”tandasnya.

Dengan gamblang ia menjelaskan bahwa kliennya sama sekali tidak pernah berusaha menyebarkan posting di twitter atau pun media lainnya bahwa dia adlah penyebar surat palsu tersebut.

“Ini yang mau kita luruskan, karena hal ini klien kami sudah dirugikan, karena klien kami juga sudah dipaksa untuk mengakui membuat surat palsu. Itu tidak benar. Foto itu diperoleh dari postingan wall facebook Gerindra oleh seseorang. Dari situ saudara Edgar kemudian meminta klarifikasi dari akun twitter partai socmed,”uranya.

“Kita yang paling keberatan adalah saat di pemberitaan menyatakan bahwa Edgar mengakui membuat surat palsu, Edgar selama ini baru pertama kali memberikan klarifikasi di muka umum,”tandasnya lagi.

Sejauh ini tim kuasa hukum Edgar telah mengantongi data-data terkait siapa pelaku penyebar berita bohong tersebut.

“Kita sudah punya metadatanya, nanti akan kita serahkan ke penyidik,”tutupnya.

Diketahui Edgar Jonathan S adalah Ketua Tunas Indonesia Raya (Tidar) Jakarta Selatan, organisasi sayap Partai Gerindra dilaporkan ke Mabes Polri terkait surat palsu berteken Jokowi yang menolak dipanggil Kejagung terkait dugaan korupsi bus TransJakarta. Edgar ternyata juga menjadi tim media di Gerindra.

Sebelumnya, tim kuasa hukum yang terdiri dari Trimedya Panjaitan, Junimart Girsang, Alexander Lay, dan Sirra Prayuna melaporkan satu nama yang diduga sebagai pelaku penyebar surat palsu, yakni Edgar Jonathan S ke Mabes Polri. (PN/PRAS)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.