Home Nasional PKB Nilai Jokowi Belum Layak Nyapres

PKB Nilai Jokowi Belum Layak Nyapres

0

JOKOWI MENCOBLOSPOROSNEWS.COM  – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengakui jika saat ini popularitas Joko Widodo sangat tinggi. Namun demikian, PKB menilai pria yang akrab disapa Jokowi itu belum mempunyai modal yang cukup untuk diusung menjadi calon presiden.

“Kami mengakui saat ini popularitas Jokowi sangat luar biasa, elektabilitasnya juga tinggi,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB Abdul Malik Haramain, kepada Inilah.com, Rabu (11/12/2013).

Malik mengatakan, tingginya popularitas Jokowi sempat membuat pria yang kini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta itu masuk ke dalam radar Capres PKB. Namun menurutnya, setelah ditimbang, PKB menilai modal Jokowi belumlah cukup.

“Sebab kami dalam mencari sosok Capres tidak hanya dilihat dari sekadar popularitas dan elektabilitas yang tinggi saja, tapi juga kapasitasnya. Nah ini yang belum dimiliki oleh Jokowi, dalam arti ia belum terbukti kapasitasnya mempimpin institusi besar,” jelasnya.

Ia melanjutkan, Jokowi baru mempunyai pengalaman dalam memimpin Kota Solo, sementara kinerjanya dalam memimpin wilayah yang lebih besar yakni Provinsi DKI Jakarta belum terbukti.

“Saat ini belum ada hasil kerja besar Jokowi di Jakarta, jadi kapasitasnya masih meragukan,” katanya.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan dua tokoh yang saat ini menjadi kandidat Capres dari PKB yakni Jusuf Kalla dan Mahfud MD, maka Jokowi kalah. Malik mengklaim Jusuf Kalla dan Mahfud MD mempunyai sarat lengkap untuk diusung menjadi Capres.

“Pak JK dan Pak Mahfud MD secara popularitas bagus, elektibilitas bagus dan kapasitas tidak diragukan lagi. JK bahkan pernah jadi Wapres, Mahfud MD pernah jadi Ketua MK, belum lagi jabatan-jabatan lain yang sukses dijalani oleh keduanya,” jelasnya lagi.

Ia menambahkan, seharusnya dalam mengusung seorang tokoh menjadi Capres harus secara logis dan rasional, karena Indonesia tidak bisa dibawa ke arah yang lebih baik hanya bermodal popularitas saja.

“Jadi harus dibuktikan dulu, tidak cukup hanya popularitas jadi Capres. Jika dibanding-bandingkan, mohon maaf tanpa mengurangi rasa hormat saya katakan jauhlah,” tandasnya (PN/Inilah)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.