Home EKONOMI SP PLN Tuntut Pemerintah Hentikan Ekspor Gas Alam ke Asing

SP PLN Tuntut Pemerintah Hentikan Ekspor Gas Alam ke Asing

0

IMG-20140610-00750POROSNEWS.COM  – Puluhan orang dari Serikat Pekerja PLN melakukan unjuk rasa di halama gedung SKK Migas Jakarta, Selasa, (10/6) menuntut pemerintah agar segera menghentikan Expor Gas Alam ke pihak asing karena dinilai merugikan negara hingga Rp250 triliun ditambah beban rakyat yang harus membeli energi primer mahal (Rp137 triliun/tahun).

“Bagi PLN, PLN bisa hemat Rp110triliun/tahun sehingga PLN tidak perlu disubsidi negara dan Tarif Dasar Listrik pun tidak perlu naik bila dipenuhi kebutuhan gasnya dengan harga wajar,”kata Ketua Umum, SP PLN, Deden Adityadharma dalam orasinya.

SP PLN menolak kontrak gas alam yang akan dijual ke asing yaitu:

– Blok IDD Selat Makasar (kontrak dipercepat pemerintah) kapasitas 3 TCF dengan potensi kerugian Rp60triliun/tahun, suplay gas 1000 MMSCFD

– Blok Natuna Timur (Natuna D Alfa) kapasitas 30 TCF
– Blok Masela

Selain itu, SP PLN juga menuntut kontrak gas alam lama untuk distop ekspornya, meliputi:

– Blok Mahakam habis kontrak 2017
– Blok Anambas suplai gas ke Malaysia dan Singapura
– Blok Grissik Sumatera Selatan suplay gas ke Singapura

– Blok Tangguh di Irian
– Blok Senoro di Sulawesi

“Bila tuntutan ini tidak diperhatikan oleh pemerintah, Menteri ESDM, Skk Migas, maka PLN akan menggalang penyampaian pendapat di muka umum yang lebih besar lagi dengan kolaborasi dnegan seluruh komponen masyarakat,”tegasnya.

“Dilakukan terus menerus, sampai tuntutan dipenuhi, sampai pemangku kepentingan menyadari kekeliruannya bahwa ekspor gas alam sangat merugikan bangsa Indonesia,”tandasnya.

Sebagai langkah terakhir, tukas dia, pihak SP PLN akan menggalang aksi mogok kerja dengan dukungan seluruh komponen masyarakat Indonesia. (PN/PRAS)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.