Home Nasional BPOM Temukan Ribuan Makanan Kadaluarsa

BPOM Temukan Ribuan Makanan Kadaluarsa

0

kadaluarsaPOROSNEWS,COM  – Mendekati ramadhan, peredaran barang konsumsi yang tidak sesuai dengan ketentuan semakin banyak ditemukan.

Badan Pengasawan Obat dan Makanan (BPOM) berhasil menemukan sekitar 6.222 kemasan barang yang tidak sesuai ketentuan edar dalam tiga kali inspeksi di pasaran.

Kepala BPOM, Roy Sparringa mengatakan, hasil temuan itu diperoleh dari razia yang dilakukan oleh seluruh balai besar pengawas obat dan makanan di Indonesia.

Jumlah tersebut ditemukan dari 520 sarana distribusi yang dicurigai dan akan ditindak apakah produknya memenuhi ketentuan,” ujar Roy saat konferensi pers di Kantor BPOM, Jakarta, Kamis (12/6/2014).

Dia menjelaskan, hasil temuan tersebut terbagi menjadi tiga jenis penyimpangan peredaran barang antara lain adalah barang ilegal atau tanpa izin edar, barang kadaluarsa dan barang dengan kemasan yang rusak.

Jadi dari temuan-temuan itu, sebesar 62% merupakan produk pangan ilegal, 17% produk kadaluarsa dan 27% tidak memenuhi ketentuan terhadap sarana yang dicurigai,” jelasnya.

Walaupun temuan tersebut dinilai masih tergolong kecil, namun menurut Roy hal ini membuktikan pengawasan di lapangan masih berjalan dengan baik. Dia juga meminta masyarakat untuk tetap waspada karena biasanya jelang hari raya Idul Fitri akan lebih banyak lagi produk yang beredar di pasaran.

Saat ini nilainya Rp 248 juta lebih hampir Rp 249 juta dalam 3 hari ini saja. Dari 20 provinsi yang melaporkan, yang paling tinggi memang Jakarta. Jelang Lebaran biasanya akan lebih banyak lagi,” kata dia.

Sebagai tindak lanjut dari temuan tersebut, Roy menyatakan pihaknya akan melakukan langkah-langkah pencegahan dan pembinaan yang juga disertai sangsi kepada produsen maupun distributor barang-barang tersebut.

Kami akan lakukan pembinaan, sanksi administratif serta pro justisia kepada produsen maupun distributor nakal,” tandasnya. (Lip6/ PN)

 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.