Home Nasional Hukum Polisi Gelar Razia Judi Bola Online

Polisi Gelar Razia Judi Bola Online

0

 

judibolaPOROSNEWS.COM – Mengantisipasi pesta judi bola, polisi menggelar razia khusus. Juru bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan bahwa permainan judi di Indonesia apapun bentuknya di dilarang oleh undang-undang negara.

Guna mengantisipasi adanya permainan judi bola online, ungkapnya, Subdit Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya melakukan patroli cyber. Namun hingga tiga hari pesta sepak bola dunia digelar, polisi belum mendapatkan hasilnya.

“Belum ada hasilnya. Patroli cyber masih berlangsung,” ujar Rikwanto kepada Beritasatu.com, Minggu (15/6).

“Jika ada yang membuka judi online dan bisa kita buktikan, ya kita tangkap, proses hukum. Terlepas dari untuk menyemarakan pagelaran piala dunia atau mengisi waktu, judi tetap judi. Dan itu dilarang Undang-undang (Pasal 303 KUHP dan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik),” tambahnya.

Dikatakan Rikwanto, pihaknya saat ini masih melakukan pemantauan dan mengamati keberadaan judionline di dunia maya.

“Kemungkinan mereka sedang mempersiapkan diri. Memang situs-situs ini dari luar dan ada yang menirunya di dalam negeri. Ini yang akan kita pantau dan amati,” ungkapnya.

Ia menyampaikan, salah satu kendala yang dihadapi dalam mengungkap judi bola online adalah penggunaan server di luar negeri.

“Bisa di Asia, kadang-kadang di Amerika dan Eropa. Selain itu, penegakan hukum harus ada orangnya, barang buktinya. Kadang-kadang kalau sudah ketemu, orangnya ada di Cina atau ada di Filipina,” bilangnya.

Rikwanto mengimbau kepada masyarakat, agar tak bermain judi bola online. Sebaliknya, jika mengetahui diharapkan mau melaporkannya ke polisi.

“Kepada masyarakat, jika tersedia situs itu jangan main. Kalau bisa laporkan,” tandasnya.

 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.