Home Nasional Limbung dan Panik, Hadar Nafis Konfirmasi ke Ex Wartawan Senior Asatunews

Limbung dan Panik, Hadar Nafis Konfirmasi ke Ex Wartawan Senior Asatunews

0
Foto : Hadar Nafis Gumay

Foto : Hadar Nafis Gumay

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Setelah dituding sebagai dalang di balik bocornya materi debat capres tahap awal  8 Juni lalu, sikap Komisioner KPU RI Divisi Teknis Penyelenggara, HadarNafis Gumay nampak limbung, bingung atau bahkan panik dengan pemberitaan salah satu media online bernama Asatunews.com.

Pemberitaan yang dianggapnya sebagai fitnah itu berujung pada somasi. Ia mensomasi balik portal online tersebut atas nama KPU. Tak hanya mensomasi, Hadar pun mencoba menggali informasi dari pihak lain, salah satunya dari eks wartawan senior yang pernah bekerja di media Asatunews itu.

Setelah mencari informasi dari berbagai pihak akhirnya Hadar menghubungi mantan wartawan Asatunews.com yang kini bekerja disalah satu media online baru dan terkemuka yaitu Porosnews.com  Hadar  menanyakan nomor telepon dan alamat redaksi kantor berita Asatunews.com. Padahal di Kontak situ Asatunews.com sebenarnya ada.

Hadar Panik dan limbung nampaknya.

Ia bertanya yang isi BBMnya sebagai berikut:

“Apakah rekan M bekerja di Asatunews.com,” tanya Hadar kepada M pada Senin malam (12 Juni 2014) melalui ponselnya.

Lebih lanjut Hadar menjelaskan, dirinya hendak melakukan klarifikasi atas pemberitaan yang dianggap menyudutkan dan merugikan dirinya terkait pertemuan dirinya dengan timses Jokowi-JK dan Komjen Pol Budi Gunawan di sebuah restoran di kawasan Jakarta Pusat pada tanggal 7 Juni lalu.

Rekan M yang kini sebagai redaktur di Porosnews,com menjawabnya,  “Iya beberapa hari lalu, mereka pasang berita. Saya ingin minta klarifikasi kepada mereka. Adakah kenalan yang masih di sana,” tanya Hadar lagi tambah penasaran.

Kemudian, M menjawab dan mengirimkan alamat email redaksi Asatunews.com kepada hadar Nafis Gumay untuk memenuhi hak jawabnya sebagaimana diatur oleh undang-undang pers.

Namun demikian, KPU menempuh jalur hukum dan memilih melakukan somasi kepada Asatunews.com. Atas nama KPU secara kelembagaan Hadar mengirimkan surat somasi tersebut Selasa (17 Juni). Seharusnya ini kasus Hadar bukan atas nama KPU. Karena nampaknya Hadar panik tim Porosnews.com mencoba menelusuri hal yang sebenarnya. Bawaslu misalnya mengatakan Hadar Clear. Nah ini jelas ini soal Hadar bukan soal KPU.  Pengamat Komunikasi Politik dari Pusat Kajian Komunikasi Politik Indonesia (PKKPI) menilai bahwa ini harusnya dilanjut ke DKPP biar jelas masalahnya. “Biar uji kebenaran itu di DKPP, nanti akan ketuhuan soal Kasus Pertemuan Timses PDIP, dan Hadar di Satay Senayan itu?”ujar Tatang Sumirat.  (PN/MARD).

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.