Home Nasional Hukum Megawati Disinyalir Terlibat Skandal Korupsi Pengadaan TransJakarta

Megawati Disinyalir Terlibat Skandal Korupsi Pengadaan TransJakarta

0
Faizal Assegaf
Faizal Assegaf
Faizal Assegaf

POROSNEWS.COM – Ketua Progres 98 Faizal Assegaf  hari ini, Rabu,  (18/6) mendatangi Kejaksaan Agung RI untuk meminta klarifikasi dari Jaksa Agung Basrief Arief, terkait transkrip pembicaraan yang diduga antara dirinya dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang berisi  pembicaraan soal dugaan kasus korupsi pengadaan Transjakarta senilai Rp 1,5 triliun.
Kata Faizal, bocoran transkip pembicaraan tersebut ia dapatkan pada 6 Juni 2014, setelah melaporkan gratifikasi yang dilakukan calon Presiden RI Joko Widodo kepada Komisi Pemberantasan Korupsi menyusul pembukaan tiga rekening ke publik untuk pemilu presiden.

Ia mengaku sempat berbincang selama 7 menit bersama komioner KPK, Bambang Widjojanto di gedung KPK. Namun saat mau beranjak pulang seseorang datang menghampirinya dan mengaku utusan Komisoner KPK Bambang Widjojanto. Namun Faizal tak menyebutkan nama pri yang membuntutinya itu. Faizal menyakini orang yang memberi transkip percakapan tersebut merupakan pegawai KPK.

“Dia tidak ingin menyebutkan nama, tetapi dia kan pakai baju putih tembus tulisannya KPK. Dia memang membuntuti kita waktu sore dan memberikan transkrip pembicaraan dan memperdengarkan isi rekaman. Awalnya saya ragu, tapi saya mendengar jelas suara Megawati sehingga saya yakin,” ujar Faizal.

Transkip pembicaraan tersebut dikatakan Faizal sama dengan rekaman suara berdurasi 3 menit 12 detik yang didengarkannya langsung. Rekaman pembicaraan tersebut tejadi pada 3 Mei 2014 sekitar pukul 23.09 WIB.

“Ini itikad baik kita, kita tidak ingin bocoran temuan data ini dipolitisir untuk tujuan sesuatu yang tidak jelas,” ungkapnya.

“Kalau kami ingin demikian (mempolitisir) maka kami akan gunakan cara umum yang dipakai, dengan cara menyebarkan ke dunia maya, sehingga saya tak diperkenalkan soal asal usul tapi saya datang dengan klarifikasi agar tak menjadi bola liar, apalagi menyangkut kasus TransJ ini masih menjadi misteri.

Jaksa Agung Basrief Arief pun  merespon permintaan klarifikasi Progres 98 tersebut
“Apa yang disampaikan Jaksa Agung di antaranya menyangkut laporan Progres 98. Beliau (Jaksa Agung, red) menyampaikan dengan tegas itu adalah fitnah yang sangat keji. Jadi kita terjemahkan saja itu tidak benar,”  ungkap Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaskaan Agung Tony Spontana usai menerima Faizal dan Progres 98.Tony. (PRAS)

 

 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.