Home Nasional Minta Diperhatikan Mega, Wiranto Tuding Prabowo Dalang Penculikan Aktivis

Minta Diperhatikan Mega, Wiranto Tuding Prabowo Dalang Penculikan Aktivis

0
Jenderal Wiranto Bersama Soeharto
Jenderal Wiranto Bersama Soeharto
Jenderal Wiranto Bersama Soeharto

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Letnan Jenderal (Purn) TNI Suryo Prabowo yang juga salah satu anggota Tim pemenangan pasangan Prabowo Subianto-hatta Rajasa (Prabowo-Hatta) mengaku geram dengan sikap Mantan Panglima ABRI Jenderal Wiranto yang mengatakan bahwa Prabowo adalah dalang dibalik penculikan para aktivis pro reformasi pada tahun 1997-1998.

Menurutu Suryo, sikap Ketua Umum DPP Partai Hanura yang kembali mengungkit persoalan masa lampau capres Prabowo adalah sebagau upaya cari muka kepada Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri. Sebagai mitra koalisi tentu saja Hanura harus terlihat siaga dan tampil membela pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).

“Saya melihat ini semacam investasi politik Wiranto kepada Megawati,” kata purnawirawan Jenderal Bintang tiga itu saat menenggapi tudingan Wiranto kepada Prabowo, pada Kamis (19/6).

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Dewan Kehormatan Perwira (DKP) bentukan Jenderal Wiranto untuk mengadili Prabowo adalah cacat hukum lantaran bertentangan dengan SK Panglima ABRI No. 838/III/1995 tertanggal 27 November 1985 Tentang Petunjuk Administrasi Dewan Kehormatan Militer (DKP). Dan jika mengacu pada SK tersebut khususnya Ketentuan No. 7 a-3 dan 7 (c-2) bahwa DKP bisa bentuk asalkan perwira bersangkutan sudah melewati Mahkamah Militer.

Namun sayangnya kala itu Prabowo Subianto tidak pernah di-Mahmil-kan dan langsung diberhentikan dengan hormat oleh DKP bentukan Jenderal Wiranto.

“Kala itu desakan untuk menggelar Mahmil sangat kuat. Tapi keputusan ada ditangan Wiranto. Kalau dia mengulur-ulur ini tandanya ada permainan politik untuk tujuan tertentu,” tutup Suryo.

Sekedar informasi, para perwira tinggi TNI yang dulu terlibat dalam DKP semisal Jenderal Agum Gumelar, Jenderal Fahrul Rozi, Jenderal AM. Hendropriyono, dan Jenderal Luhut Binsar Panjaitan kini bergabung ke dalam kubu pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). (REP/PN). 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.