Home Nasional PKKPI : Hadar Harus di-DKPP-kan

PKKPI : Hadar Harus di-DKPP-kan

0
Hadar Nafis Gumay
Hadar Nafis Gumay
Hadar Nafis Gumay

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Analis Politik Pusat Kajian Komunikasi Politik Indonesia (PKKPI) Tatang Sumirat mengaku aneh dengan sikap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang secara tegas menyatakan bahwa pertemuan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hadar Nafis Gumay dengan timses Jokowi-JK, Trimedya Panjaitan dan Komjen Pol Budi Gunawan sama sekali clear dan tidak ada masalah.

“Aneh sekali, padahal Hadar secara tegas sudah mengakui adanya pertemuan tersebut. Tapi mengapa dengan mudahnya Bawaslu mengatakan bahwa tidak ada persoalan serius dalam pertemuan tersebut,” kata Tatang Sumirat saat dijumpai PorosNews.com di kawasan Tebet, Jum’at malam (20/6).

Lebih lanjut penggiat demokrasi itu menjelaskan, seharunya Bawaslu bertindak cepat untuk memeriksa Hadar sebab dari bukti-bukti yang ada sudah nampak jelas dan terang benderang bahwa pertemuan yang terjadi pada Sabtu malam (7 Juni) di sebuah restoran di kawasan Pusat Jakarta memang betul ada dan terjadi.

Namun demikian, sikapn lembaga pengawas penyelenggara pemilu Pimpinan Muhammad itu bukan melakukan tugas dengan baik dan sempurna dengan cara memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan dan klarifikasi atas hal tersebut. Dengan mudahnya, lanjut Tatang Bawaslu mengatakan bahwa pihaknya telah menghubungi Hadar via telepon dan menanyakan peristia tersebut.

Dengan rasa percaya diri, Muhammad mempercayai sepenuhnya ucapan Hadar yang mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak bersalah, sebab pertemuan itu terjadi secara tidak sengaja.

“Sekali lagi kasus ini amat janggal, bagaimana bisa Bawaslu begitu yakin dengan pengakuan Hadar. Dan tanpa melakukan penyelidikan serta menggunakan Sentra Gakumdu yang ada Bawaslu menyatakan bahwa soal pertemuan itu sudah clear dan tidak perlu dibahas,” jelas mantan Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu dengan nada geram.

Diberitakan sebelumnya, adalah politisi Partai Gerindra yang juga caleg gagal Arief Poyuono yang pertama kali mengunggah foto pertemuan antara Hadar, Trimedya dan Komjen Pol Budi Gunawan ke salah satu media massa nasional terkemuka.

Sesaat setelah itu, bersama dengan tim advokasi Prabowo-Hatta, Arief melaporkan hal tersebut ke Bawaslu. Namun, sama seperti biasa Bawaslu tidak bisa berbuat jauh sebagaimana menjadi harapan publik. Walhasil dengan percaya diri, Bawaslu menyatakan bahwa Hadar Nafis Gumay dinyatakan sudah clear dan tidak bersalah atas keberadaannya dalam pertemuan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan belum ada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) manapun yang melaporkan Hadar ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) atas tuduhan melanggar kode etik penyelenggara pemilu. (MARC/PN). 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.