Home Nasional Inilah Fatwa Haram Ulama, Pilih Jokowi-JK

Inilah Fatwa Haram Ulama, Pilih Jokowi-JK

0
Foto : Ist, KH. Athian Ali Dai
Foto : Ist, KH. Athian Ali Dai
Foto : Ist, KH. Athian Ali Dai

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Forum Ulama Umat Islam (FUUI) KH. Athian Ali, LC, MA. Memberikan fatwa haram untuk memilih pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) dalam pemilu presiden 2014. Fatwa haram dikeluarkan lantaran pasangan capres-cawapres nomor urut dua didukung oleh kekuatan anti Islam.

KH. Athian juga mengaku geram dengan sepak terjang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai partai inti pengusung duet Jokowi-JK. Baginya PDIP adalah partai politik yang amat menentang Islam berkembang dengan pesat.

“Sampai saat ini saya tidak pernah mendengar tim pemenangan Prabowo-Hatta menolak perda syariah. Justru manifesto agama Prabowo-hatta mendukung syariah. Dalam manifesto tersebut pasangan Prabowo-hatta menolak penistaan dan penodaanan atas agama,” tegas KH. Athian beberapa waktu lalu.

Selain itu, ia juga menyindir sikap ulama dan kiai yang mendukung pasangan Jokowi-JK dalam pilpres kali ini. Menurutnya para ulama yang mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut dua mata hatinay sudah dibutakan dan hanya tunduk pada kepentingan dunia dan syahwat belaka. Tanpa pernah mau memikirkan nasib ummat Islam dimasa depan.

“Jika ada ulama yang mendukung calon hitam, maka mata hatinya sudah buta  dan hubuddunya (cinta dunia),” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, anggota Komisi III DPR RI yang juga salah satu tim sukses pasangan Jokowi-JK, Trimedya Panjaitan mengatakan, jika Jokowi-JK terpilih pihaknya akan melarang munculnya Peraturan Daerah (Perda) baru yang berlandaskan Syariah Islam, kecuali di Aceh. Menurutnya Perda Syariah sangat bertentangan dengan semangat Pancasila dan UUD 1945.

Selain itu, Siti Musdah Mulia yang juga adalah anggota tim sukses Jokowi-JK berjanji jika Jokowi-JK terpilih sebagai presiden dan wakil presiden periode 2014-2019, maka pihaknya akan segera mencabut TAP MPR tentang pelarangan Partai Komunis Indonesia (PKI). Menurutnya larangan tersebut bertentangan dengan Hak Asasi Manusia (HAM), oleh karena itu harus segera di cabut. Sumber : Islampos.

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.