Home Nasional Politisi PAN : Jokowi Bukan Lawan Tanding Prabowo

Politisi PAN : Jokowi Bukan Lawan Tanding Prabowo

0
Didi Supriyanto
Didi Supriyanto
Didi Supriyanto

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Ketua DPP Bidang Hukum dan Advokasi Partai Amanat Nasional (PAN) Didi Supriyanto mengapresiasi setiap jawaban yang diucapkan capres Prabowo Subianto dalam debat capres sesi III yang berlangsung di Hotel Holiday Inn, Jakarta, Minggu malam (22 Juni).

Menurut Didi, capres Prabowo tampil baik dan memberikan jawaban solutif dan konkrit dalam mengurai problematika yang dihadapi bangsa Indonesia.

“Capres Prabowo tampil semakin percaya diri dan tampak menguasai masalah dengan baik dan memberikan solusi,” kata Didi saat dihubungi PorosNews.com, Jakarta, Minggu malam (22 Juni).

Lebih lanjut Didi menjelaskan, capres Prabowo adalah seorang pemimpin dengan visi-misi besar yang akan membawa bangsa Indonesia kembali menjadi macan Asia. Sebagai seorang negarawan besar tentu saja capres Prabowo berbicara soal masa depan bangsa Indonesia yang lebih jauh.

Sementara capres Joko Widodom sebagai bekas Walikota Surakarta dan Gubernur DKI Jakarta dipandang berbicara terlalu teknis dan tidak substantif. Salah satu contohnya adalah pembicaraan Jokowi soal Main Battle Tank (MBT) Leopard yang sudah lama dibicarakan dan sudah disepakati oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk membeli tank buatan Jerman tersebut.

Didi menjelaskan untuk membeli alat utama sistem persenjataan (Alutsista) pihak TNI tentu saja sudah memikirkan masak-masak kegunaan alat tempur tersebut.

“Jadi ibarat pertandingan tinju sangat tidak berimbang kelasnya. Sehingga capres Prabowo pun nampak segan untuk mengomentari dan menanggapinya,” tutup Didi.

Sekedar informasi dalam debat capres sesi III dengan tema Politik Internasional dan Ketahanan Nasional. Capres Jokowi menilai pembelian Tank Leopard kurang bermanfaat bagi bangsa Indonesia. Sebab tank tersebut mempunyai bobot 62 ton sehingga tidak semu wilayah bisa dijangkau.

Sedangkan capres Prabowo berpendapat, bahwa Tank Leopard bisa digunakan, hanya saja disebagian wilayah Indonesia. Capres Prabowo juga enggan berpolemik soal pemberlian tank pada masa Jenderalk TNI Pramono Edhie Wibodo. Menurutnya, alutsista tersebut sudah dibeli dan dimiliki TNI serta akan digunakan sebaik mungkin untuk menjaga kedaulatan Republik Indonesia. (MARC/PN).

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.