Home Nasional Daerah Rawan Kecurangan Dalam Pilpres, Bawaslu Pantau Lima Daerah Perbatasan

Rawan Kecurangan Dalam Pilpres, Bawaslu Pantau Lima Daerah Perbatasan

0
Nasrullah, Pimpinan Bawaslu, Foto : Ist
Nasrullah, Pimpinan Bawaslu, Foto : Ist

POROSNEWS.COM, NUNUKAN – Pimpinan Bawaslu RI Divisi Sosialiasi, Humas dan Hubungan Antar Lembaga, Nasrullah mengatakan, menjelang dihelatnya pemilu presiden pada tanggal 9 Juli mendatang, pihaknya bakal melakukan lima daerah perbatasan antarnegara.

“Kelima kawasan perbatasan ini punya potensi terjadinya kecurangan dengan memobilasi pemilih lintas negara. Atas dasar itulah lima daerah perbatasan ini jadi perhatian Bawaslu,” kata Nasrullah di Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu, 28 Juni 2014.

Lebih lanjut mantan Komisioner KPUD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu menambahkan kelima perbatasan yang dianggap rentan dengan terjadinya praktik kecurangan adalah, Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik yang berbatasan langsung dengan Malaysia, kemudian Pulau Batam di Provinsi Riau yang berbatasan langsung dengan Malaysia, setelah itu Kabupaten Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste, dan Merauke, Provinsi Papua yang berbatasan langsung dengan Negara Papua Nugini.

“Pemantauan yang kita lakukan dengan cara melakukan dialog dengan penyelenggara pemilu setempat. Misalnya dengan memasang spanduk berbentuk himbauan kepada WNI yang berdomisili diliuar negeri maupun dalam negeri, agar tidak menggunakan hak pilihnya dua kali, sehubungan pilpres di luar negeri berlangsung lebih dahulu,” tutup Nasrullah.

Sekedar informasi, pelaksanaan pemilu presiden diluar negeri dilaksanakan pada tanggal 4 sampai dengan 6 Juli. Sedangkan didalam negeri, pilpres dilaksanakan pada tanggal 9 Juli 2014. (ANT/PN).

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.