Home Nasional Daerah Buru Pembunuh Brimob Kelapa Dua, Mabes Polri Bentuk Tim Khusus

Buru Pembunuh Brimob Kelapa Dua, Mabes Polri Bentuk Tim Khusus

0
Pasukan Brimob, (Foto_ Ist)
Pasukan Brimob, (Foto_ Ist)
Pasukan Brimob, (Foto_ Ist)

POROSNEWS.COM, JAKARTA – Mabes Polri langsung bertindak cepat membentuk tim khusus untuk memburu pelaku pembunuhan seorang anggota Brimob dari Kesatuan Datasemen B 3 Pelopor, Kelapa Dua, Depok atas nama Bharada Rizki Dwi Wicaksono.

“Mabes Polri langsung memback-up kasus tersebut. Tim jatanras turun langsung kelapangan. Kenapa sampai terjadi penghadangan, itu yang masih dan akan kita selidiki,” kata Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Suhardi  Alius di Jakarta, Selasa, 1 Juli 2014.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Sutarman mengaku prihatin dengan insiden terbununya seorang anggota Brimob oleh pria berbadan tegap berambut cepak. Terkait dengan hal tersebut, Sutarman menjelaskan setiap anggota Polri yang tewas dalam bertugas akan mendapatkan perhatian dari pimpinan Polri, khususnya bagi keluarga korban.

“Karena mereka rela mengorbankan jiwa dan raganya dalam melaksanakan tugas negara, maka kita akan bantu keluarga korban. Saya secara pribadi sudah turun ke kesatuan. Dan saya bertemu dengan keluarga korban, namun tidak dipublikasikan,” kata Jenderal Sutarman saat menghadiri HUT Bhayangkara ke 69 di Jakarra.

Hingga berita ini diturunkan tim khsusu bentukan Mabes Polri masih terus bekerja untuk memburu pelaku dan mengungkap kasus pembunuhan sadis tersebut.

Sekedar informasi anggota brimob yang dibunuh baru saja selesai menjalankan tugas Ekspedisi NKRI 2014, Koridor Maluku dan Maluku Utara. Seusai melaksanakan tugas tersebut, yang bersangkutan berencana mengajukan cuti dan hendak pulang kampung di Pasuruan, Jawa Timur.

Korban langsung menelepon taksi  dengan nomor polisi B 2614 BL dan berangkat dari Mako Brimob Kepala Dua, Depok. Namun ditengah jalan, Korban dihadang dengan 10 orang yang mengendarai 5 motor, dan korban langsung diserang secara membabi buta.

Korban sendiri diantar oleh sopir taksi ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan pertolongan pertama, namun sayang nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dalam perjalanan. (WK/PN). 

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.