Home Nasional Daerah Suami Istri Kompak Bawa Kabur Mobil Rentalan

Suami Istri Kompak Bawa Kabur Mobil Rentalan

0
Buronan
Buronan

PorosNews.com – Sejatiya, berbisnis membawa keuntungan plus bagi relasi bisnis sama lain. Namun lain halnya dengan pasangan Aliyudin dan Puji Nurul Fajriah. Warga Cintaraja-Singaparna- Tasikmalaya ini tengah gundah gulana dan merana karena mobil yang biasa mereka sewakan ternyata malah raib digondol bangsat yang tak lain adalah kliennya sendiri. Pelaku bernama Asep berkoalisi dengan istrinya. Bahkan polisi sempat menahan istrinya namun mobil dibawa kabur oleh suaminya. Perihal kejadian tak terduga itu, kakak korban Euis Chumairoh secara khusus menuturkannya kepada PorosNews.com.

“Awalnya tanggal 15 September 2014 pelaku suami istri minjam mobil kepada adikku (Puji) yang bernama Asep Ahmad Taufik (Opik). Tujuannya untuk ngontrol proyek d Jawa Tengah. Rencananya cuma 3 hari. Tapi setelah itu terus diperpanjang. Sampai sekarang sudah hilang kontak selama sebulan,”tuturnya melalui pesan singkat, Selasa, (28/10).

Karena merasa dirugikan, korban pun lapor ke Polsek Singaparna. Namun, kata dia, polisi tidak memberi jawaban memuaskan. Istri pelaku hanya ditahan semalam saja di Polsek Singaparna. Usai semalam menginap di polsek, polisi memulangkannya keesokan harinya dengan syarat wajib lapor. Entah apa yang terjadi malam itu. Kenyataanya, istri pelaku pun kini menghilang. Diduga ia kabur dari kampungnya. Kekecewaan masih melingkupi keluarga korban karena mobilnya hingga kini tak kunjung kembali. Suami pelaku membawanya entah kemana. Polisi pun belum bergerak cepat mencarinya.

“Mobil dibawa suaminya. Kata polisi, istri pelaku dijamin oleh kakaknya, dijamin gak akan kabur, wajib lapor. Tapi kenyataannya sekarang dia ge kabur….kumaha tah polisi teh? Bisa nuntut ga ya polisi nu jiga kitu?,”tegasnya dengan nada kesal.

Berikut nama lengkap pelaku:

Pelaku Asep Kustiman alias Asep Buto dan istrinya Aan Dian Nursanti warga Kp. Singarani Desa Cikadongdong Kecamatan Singaparna Kab. Tasikmalaya.

Dari keterangan Euis, pelaku bukan kali pertama melakukan aksi serupa. Pihak lain pun pernah menjadi korban penipuan Asep. Sebut saja Ade Batara. Ia pernah menjadi korban Asep. Mobinya dipinjam Asep lalu digadaikan tanpa izin pemilik mobil.
“Beliau (Ade) katanya pernah jadi korban juga,” tutupnya. (*)

Komentar Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.